Menyiapkan Generasi Penerus Bangsa Melalui AMT

Penerapan pendidikan karakter penting bagi siswa, sesuai dengan profil pelajar pancasila. Oleh karena itu, di sekolah siswa tidak hanya belajar terkait akademik saja tetapi juga belajar bagaimana menerapkan karakter khususnya mandiri dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. Untuk menjawab itu semua, maka siswa -siswi kelas IX SMP Al Falah Darussalam mengadakan suatu event/kegiatan untuk melatih karakter tersebut, yang diberi nama AMT singkatan dari Achievement Motivation Training. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 21-22 September 2023 di Duyung Trawas Hill. Ustad Jumain selaku Kepala SMP Al Falah Darussalam berpesan, “Kalian adalah generasi penerus bangsa, jadi sudah selayaknya kalian harus mempersiapkan dari sekarang. Jangan lengah dan santai, tetapi carilah ilmu setinggi-tingginya karena kemajuan bangsa ada di tangan kalian semua,” ungkap beliau saat pembukaan.

Rangkaian kegiatan AMT diawali dengan field trip. Namun, sebelum kegiatan tersebut dilakukan, semua siswa diberi 1 butir telur untuk dijaga sebaik-baikmya sampai kegiatan AMT berakhir sebagai wujud penerapan tanggung jawab. Setelah itu, siswa diminta membantu warga terkait pekerjaan sehari-hari yang dijalani warga tersebut. Misalnya, beternak ayam, bertani, berkebun, dll. Jadi, siswa terjun langsung seperti di acara televisi “Andai Aku Menjadi”. Ada yang membantu memberi makan ternak, menanam padi di tengah terik matahari, mengangkat sayur-sayuran setelah panen, dll. Mereka langsung mengetahui bagaimana perjuangan orang tua dalam mencukupi kebutuhan keluarganya. Dengan begitu siswa lebih berbakti kepada kedua orang tua. Sebagai ucapan terima kasih kepada warga, maka siswa-siswi kelas IX berbagi paket sembako (bakti sosial). Tak hanya itu, goal dari kegiatan tersebut langsung disampaikan oleh Direktur SMP Al Falah Darussalam yaitu Ustad Ali Efendi, S.Pd., M.M. dengan mengambil tema ‘success is dependent on efforts’. Tujuannya agar siswa mulai dari sekarang mempersiapkan masa depan/visi misinya karena kesuksesan bergantung pada usaha seseorang. Bahkan, siswa juga membuat target rencana ke depan untuk disampaikan kepada temannya secara berpasangan. Dari hal itu, penyampaian materi yang berbobot terkesan enjoy di siswa karena dikemas secara menarik.

Tentunya, tak hanya pembentukan karakter mandiri dan tanggung jawab yang diasah, melainkan juga kerjasama tim yang diolah dalam beberapa permainan/games. Mulai dari games memindahkan tongkat dengan tali, mengambil bola dengan mata tertutup, mengisi pipa yang bocor, dll. Itu semua tidak bisa dilakukan sendiri karena membutuhkan tim yang kompak dan solid. Berdasarkan hal itu, maka secara tidak langsung mengubah karakter siswa yang egois menjadi peduli terhadap sesama. Memang kesuksesan itu tidak bisa diraih dengan sendiri, tetapi di balik kesuksesan itu pasti ada orang yang hebat. Siapakah itu? Kita semua harus menjadi orang yang hebat.

Sebagai puncaknya saat malam hari semua siswa berkomitmen satu persatu untuk mendeklamasikan perubahannya menjadi lebih baik. “Saya ingin membanggakan kedua orang tua, dengan prestasi dan akhlak saya, ucap Alin,” siswi kelas IX.4 di depan semua teman-temannya dan langsung diamini serempak oleh semua siswa dan guru yang saat itu mendampingi dalam kegiatan tersebut. Penutupan kegiatan tersebut berupa reward and punishment sebagai evaluasi dan tindak lanjut dari rangkaian kegiatan AMT, sehingga penerapan karakter terhadap semua siswa tidak hanya ditekankan dalam kegiatan itu saja tetapi juga akan selalu dipantau oleh semua ustad/ah dalam keseharian melalui sinergi bersama orang tua siswa.

Menyiapkan Generasi Penerus Bangsa Melalui AMT
Penerapan pendidikan karakter penting bagi siswa, sesuai dengan profil pelajar pancasila. Oleh karena itu, di sekolah siswa tidak hanya belajar terkait akademik saja tetapi juga belajar bagaimana menerapkan karakter khususnya mandiri dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. Untuk menjawab itu semua, maka siswa -siswi kelas IX SMP Al Falah Darussalam mengadakan suatu event/kegiatan untuk melatih karakter tersebut, yang diberi nama AMT singkatan dari Achievement Motivation Training. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 21-22 September 2023 di Duyung Trawas Hill. Ustad Jumain selaku Kepala SMP Al Falah Darussalam berpesan, “Kalian adalah generasi penerus bangsa, jadi sudah selayaknya kalian harus mempersiapkan dari sekarang. Jangan lengah dan santai, tetapi carilah ilmu setinggi-tingginya karena kemajuan bangsa ada di tangan kalian semua,” ungkap beliau saat pembukaan.
Rangkaian kegiatan AMT diawali dengan field trip. Namun, sebelum kegiatan tersebut dilakukan, semua siswa diberi 1 butir telur untuk dijaga sebaik-baikmya sampai kegiatan AMT berakhir sebagai wujud penerapan tanggung jawab. Setelah itu, siswa diminta membantu warga terkait pekerjaan sehari-hari yang dijalani warga tersebut. Misalnya, beternak ayam, bertani, berkebun, dll. Jadi, siswa terjun langsung seperti di acara televisi “Andai Aku Menjadi”. Ada yang membantu memberi makan ternak, menanam padi di tengah terik matahari, mengangkat sayur-sayuran setelah panen, dll. Mereka langsung mengetahui bagaimana perjuangan orang tua dalam mencukupi kebutuhan keluarganya. Dengan begitu siswa lebih berbakti kepada kedua orang tua. Sebagai ucapan terima kasih kepada warga, maka siswa-siswi kelas IX berbagi paket sembako (bakti sosial). Tak hanya itu, goal dari kegiatan tersebut langsung disampaikan oleh Direktur SMP Al Falah Darussalam yaitu Ustad Ali Efendi, S.Pd., M.M. dengan mengambil tema ‘success is dependent on efforts’. Tujuannya agar siswa mulai dari sekarang mempersiapkan masa depan/visi misinya karena kesuksesan bergantung pada usaha seseorang. Bahkan, siswa juga membuat target rencana ke depan untuk disampaikan kepada temannya secara berpasangan. Dari hal itu, penyampaian materi yang berbobot terkesan enjoy di siswa karena dikemas secara menarik.
Tentunya, tak hanya pembentukan karakter mandiri dan tanggung jawab yang diasah, melainkan juga kerjasama tim yang diolah dalam beberapa permainan/games. Mulai dari games memindahkan tongkat dengan tali, mengambil bola dengan mata tertutup, mengisi pipa yang bocor, dll. Itu semua tidak bisa dilakukan sendiri karena membutuhkan tim yang kompak dan solid. Berdasarkan hal itu, maka secara tidak langsung mengubah karakter siswa yang egois menjadi peduli terhadap sesama. Memang kesuksesan itu tidak bisa diraih dengan sendiri, tetapi di balik kesuksesan itu pasti ada orang yang hebat. Siapakah itu? Kita semua harus menjadi orang yang hebat.
Sebagai puncaknya saat malam hari semua siswa berkomitmen satu persatu untuk mendeklamasikan perubahannya menjadi lebih baik. “Saya ingin membanggakan kedua orang tua, dengan prestasi dan akhlak saya, ucap Alin,” siswi kelas IX.4 di depan semua teman-temannya dan langsung diamini serempak oleh semua siswa dan guru yang saat itu mendampingi dalam kegiatan tersebut. Penutupan kegiatan tersebut berupa reward and punishment sebagai evaluasi dan tindak lanjut dari rangkaian kegiatan AMT, sehingga penerapan karakter terhadap semua siswa tidak hanya ditekankan dalam kegiatan itu saja tetapi juga akan selalu dipantau oleh semua ustad/ah dalam keseharian melalui sinergi bersama orang tua siswa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *