Selasa 2 Juni 2026, Lantunan takbir yang dikumandangkan bersama-sama menjadi pembuka kegiatan tersebut. Kemudian guru bercerita singkat tentang kisah Nabi Ibrahim As dan Nabi Ismail As yang menjadikan dasar perayaan Idul Qurban.

Setelah itu, siswa diajak role play merawat hewan qurban dengan memberi “rumput” mainan dan mengelus sapi.Puncaknya, anak-anak dikenalkan makna qurban dengan bermain role play berqurban sapi yang dibuat dari kardus bekas kemasan kulkas.

Panitia Qurban ada yang bertugas sebagai pengulitan hewan Qurban, pencincangan daging qurban mainan, menimbang daging mainan, kemudian “membagikan daging mainan” kepada teman- teman dengan menukar kupon pengambilan daging dan membuat sate Qurban. Kepala TK Al-Falah Darussalam, Fatimatuz Zuhrah, S.Pd.I, M.Pd. menyampaikan tujuan utama kegiatan ini agar anak memahami makna Idul Adha.

“Kami ingin anak-anak memahami makna Idul Adha adalah sebagai keteguhan iman, tentang ketaatan, sabar, dan berbagi melalui simulasi berqurban,” jelasnya.Anak-anak terlihat ceria saat menerima daging mainan qurban ini.  “Dagingnya ini mau dibuat sate ya ustadzah, ini seperti daging beneran lho,” kata Sharga, siswa A1.Dengan simulasi ini, TK Al-Falah Darussalam berharap anak-anak dapat memahami nilai-nilai Idul Adha dengan pengalaman langsung yang menyenangkan.“Semoga semangat berbagi dan peduli terus bertumbuh pada diri anak-anak sampai kapan pun. Allahu Akbar.