
SIDOARJO – Suasana penuh haru dan kebanggaan menyelimuti pelaksanaan Purna Widya Angkatan VII SMP Al Falah Darussalam Tropodo yang digelar di Hall Aston Hotel Sidoarjo, Rabu pagi. Sebanyak 96 siswa kelas IX resmi menyelesaikan masa pendidikannya dan dilepas untuk melanjutkan perjalanan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Prosesi Purnawidya diawali dengan kirab para siswa menuju panggung utama. Langkah demi langkah mereka disambut tepuk tangan meriah dari para orang tua dan tamu undangan yang hadir. Tak sedikit wali murid yang tampak meneteskan air mata haru menyaksikan putra-putri mereka menuntaskan pendidikan tingkat menengah pertama.
Sebagai sekolah yang mengintegrasikan pendidikan umum dan nilai-nilai keislaman, acara dilanjutkan dengan Khataman Al-Qur’an dan Uji Petik Tahfidz. Pada sesi ini, para siswa menunjukkan kemampuan hafalan Al-Qur’an mereka di hadapan para undangan. Uji hafalan dipimpin langsung oleh Penanggung Jawab Tahfidz, Ustadz Dr. KH. Mudhawi Ma’arif, Lc., M.A.
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan Yayasan Masjid Darussalam Tropodo, di antaranya Ketua Pembina Ustadz Drs. H. Kusriyadi, M.M, Ketua Pengurus Ustadz H. Tri Warsono, S.E, serta Direktur Lembaga Pendidikan Al Falah Darussalam Ustadz Ali Effendi, S.Pd., M.M. Hadir pula para kepala unit pendidikan dari jenjang KB, TK, SD hingga SMP serta seluruh wali murid kelas IX.
Pada kese
mpatan tersebut, sekolah juga memberikan penghargaan kepada para siswa berprestasi, meliputi siswa terbaik setiap kelas, peraih hafalan tahfidz terbanyak putra dan putri, siswa dengan capaian percepatan hafalan dari Jilid 2 hingga 5 juz, serta peraih nilai tertinggi Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Checkpoint Cambridge.
Puncak acara berlangsung saat para siswa melakukan sungkem dan memohon doa restu kepada orang tua. Suasana semakin mengharukan ketika para siswa mempersembahkan lagu dan puisi ungkapan terima kasih kepada guru dan orang tua yang telah mendampingi perjalanan mereka selama tiga tahun terakhir.
Purna Widya Angkatan VII SMP Al Falah Darussalam bukan sekadar seremoni kelulu
san, tetapi juga menjadi momentum penguatan nilai karakter, spiritualitas, dan komitmen untuk terus belajar serta memberikan manfaat bagi masyarakat. Dengan bekal ilmu, akhlak, dan hafalan Al-Qur’an yang dimiliki, 96 alumni diharapkan mampu menjadi generasi penerus yang unggul, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

