
Sidoarjo — Kabar membanggakan datang dari SMP Al Falah Darussalam. Dua siswa-siswinya berhasil meraih medali emas dalam ajang Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kemendikbud RI . Prestasi gemilang ini semakin istimewa karena keduanya juga mendapatkan apresiasi langsung dari Bupati Sidoarjo dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional.
Apresiasi tersebut diberikan kepada dua siswa SMP Al Falah Darussalam bersama perwakilan dari 13 sekolah lain se-Kabupaten

Sidoarjo yang turut berprestasi di berbagai bidang. Salah satu siswa, Nanda Hero, menerima penghargaan secara langsung dari Bupati Sidoarjo. Sementara itu, Hasna diwakili oleh Kepala SMP Al Falah Darussalam, Ustadz Jumain, karena sedang berada di Yogyakarta.
Kepala SMP Al Falah Darussalam, Jumain, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian tersebut.
“Alhamdulillah, ini adalah prestasi yang sangat membanggakan. Semoga dengan medali emas dan apresiasi dari Bupati ini dapat menambah semangat seluruh keluarga besar SMP Al Falah Darussalam untuk terus berprestasi,” ujarnya.
Ia jug
a menambahkan bahwa pihak sekolah memohon doa dari masyarakat, karena kedua siswa tersebut dijadwalkan akan berangkat ke Thailand pada 6 Mei mendatang untuk melanjutkan kompetisi penelitian di tingkat internasional.
Salah satu peraih medali emas, Hero Athaya Nabiha, mengungkapkan rasa bahagianya atas penghargaan yang diterima.
“Perasaan saya tentu senang dan sangat bersyukur bisa bersanding dengan Bapak Bupati dan menerima apresiasi. Apalagi banyak penerima penghargaan lain yang hebat, sehingga saya juga banyak belajar dari mereka,” tuturnya.
Hero menjelaskan bahwa ide penelitian yang mereka kembangkan berangkat dari peristiwa tenggelamnya seorang pelajar di laut. Dari kejadian tersebut, timnya terinspirasi untuk menciptakan alat penyelamat korban tenggelam yang dapat dikendalikan menggunakan remote dan diintegrasikan dengan teknologi Artificial Intelligence (AI).
“Persiapan kami berlangsung selama enam bulan, mulai dari penyusunan proposal, pembuatan laporan, hingga tahap final. Kami juga melakukan banyak percobaan alat serta latihan presentasi dan menjawab pertanyaan hingga hari final OPSI,” jelasnya.
Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa siswa daerah mampu bersaing dan berinovasi di tingkat nasional bahkan internasional. Diharapkan keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus berkarya, berprestasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.



