Secondary International Class Program
SMP ICP Al Falah Darussalam
SMP ICP Al Falah Darussalam Vision
Grounded in the vision “To nurture a generation with steadfast faith, noble character, outstanding achievement, and a global outlook,” SMP Al Falah Darussalam and SMP ICP Al Falah Darussalam stand as a model for modern Islamic education—an institution where spiritual strength, moral excellence, academic brilliance, and international-mindedness grow in harmony. Through the integration of LPFDT’s signature curriculum with the Cambridge framework, a nurturing environment filled with authentic role-modelling, and inspiring, future-ready learning experiences, the school shapes young leaders who are intelligent, confident, and globally competitive while remaining rooted in Islamic values. It is the ideal place for parents who aspire for their children to become exceptional individuals—successful, ethical, and visionary—making SMP Al Falah Darussalam a truly inspiring choice for a bright and blessed future.
SMP ICP Al Falah Darussalam Mission

At SMP ICP Al Falah Darussalam, leadership is not merely taught—it is cultivated through character, discipline, and a deep connection to Islamic values. Students are nurtured to become sholih individuals whose goodness transforms their surroundings, and muslih leaders who bring positive change to their communities and beyond. Through daily mentorship, Qur’anic integration, and real-world leadership challenges, the school empowers students to think with wisdom, act with integrity, and lead with compassion. They grow not only as achievers, but as visionary young leaders whose presence brings benefit, inspiration, and hope to the ummah.
SMP ICP Al Falah Darussalam is committed to unlocking every learner’s fullest potential, ensuring they excel both inside and outside the classroom. Through a rigorous curriculum enriched with Cambridge standards, future-focused learning strategies, and opportunities for competitions and projects, students are guided to achieve outstanding academic mastery and remarkable non-academic accomplishments. Whether in science, arts, sports, innovation, or public speaking, each student is equipped to shine. The school believes that excellence is not accidental—it is a crafted journey of guidance, encouragement, and purposeful growth, making SMP ICP a true example of holistic education at its finest.
Preparing students for a rapidly evolving world, SMP ICP Al Falah Darussalam ensures that every learner develops advanced life skills essential for future success. Critical thinking, problem-solving, digital literacy, creativity, entrepreneurship, emotional intelligence, and teamwork are woven seamlessly into daily learning experiences. Students engage in collaborative projects, innovation labs, leadership camps, and real-life simulations that sharpen their adaptability and resilience. These powerful life skills empower them to thrive confidently in the global arena, positioning SMP ICP as a forward-thinking school that truly prepares its learners for the demands of tomorrow’s world.
With a strong commitment to global competitiveness, SMP ICP Al Falah Darussalam equips students with exceptional foreign-language communication skills. English—supported by Cambridge programmes—is taught not only as a subject but as a living skill applied throughout projects, discussions, presentations, and international-minded activities. Exposure to Arabic strengthens their Islamic knowledge and global cultural awareness. By empowering students to communicate confidently across cultures, the school opens doors to future academic opportunities, global collaboration, and international success. Here, students grow into articulate, confident, and worldly communicators ready to take their place in a rapidly interconnected world
SMP ICP Al Falah Darussalam Achievements
Flagship Programmes of SMP ICP
Parenting Program
Parenting Education for Parents is the very important program to make process students education faster
Character and Leadership Development
we believe that true success is not measured merely by academic achievement, but by the strength of one’s character and the quality of one’s leadership.
Digital Learning (LMS & Teknologi Pendidikan)
Using the Learning Management System, students engage in structured, interactive digital learning
Enrichment & Extracurricular Excellence
LPFDT offers a wide range of high-quality extracurricular experiences, including Robotics, English Club, Tilawah
Islamic & National Celebration Activities
At LPFDT, education is not merely a classroom experience—it is a transformative journey that shapes every aspect of a child’s life
Tahfidz Qur’an & Qur’anic Literacy (BTQ)
At LPFDT, the Tahfidz Qur’an & Qur’anic Literacy Programme is the spiritual heartbeat of our school
International Class Programme (ICP – Cambridge Approach)
At LPFDT, the International Class Programme (ICP) is far more than English lessons or additional academic content
Islamic Full Day Education
At LPFDT, the Islamic Full Day Education programme is not merely an extended school schedule
Our SMP ICP Activity Programmes
Nama Program:
Praktik Gerakan Wudhu
Visi Program:
Mewujudkan peserta didik yang mampu melaksanakan wudhu dengan benar, penuh kesadaran spiritual, serta menjadikan kesucian diri sebagai karakter penting sebelum ibadah dan aktivitas belajar.
Misi Program:
- Membimbing siswa memahami urutan wudhu secara runtut melalui demonstrasi dan praktik langsung.
- Menanamkan adab bersuci seperti hemat air, tidak bercanda, tertib antre, dan menjaga kebersihan tempat wudhu.
- Menggunakan metode video, peer teaching, simulasi, dan keteladanan guru.
- Menciptakan suasana kegiatan wudhu yang disiplin, bermartabat, dan menyenangkan bagi siswa SD.
Tujuan Program:
- Siswa mampu melaksanakan wudhu lengkap sesuai sunnah.
• Siswa memahami makna spiritual wudhu sebagai pembersihan diri dan jiwa.
• Siswa mampu membaca doa wudhu.
• Siswa terbiasa menjaga kerapihan dan kebersihan area wudhu.
• Siswa menunjukkan kontrol diri, ketertiban, dan akhlak selama kegiatan.
Target Kegiatan:
- Siswa mampu menyebutkan 7 langkah wudhu lengkap.
• Siswa dapat berwudhu mandiri dan benar.
• Siswa hemat air dan menjaga kebersihan area wudhu.
• Siswa membaca doa wudhu dengan lancar.
• Siswa tertib dan disiplin selama praktik.
Program Praktik Gerakan Wudhu di SD Al Falah Darussalam merupakan pondasi spiritual penting dalam membangun karakter Islami siswa. Kegiatan dimulai dengan pemahaman makna wudhu, mengapa wudhu menjadi pintu ibadah, dan bagaimana wudhu membersihkan fisik serta mental. Guru memberikan demonstrasi gerakan wudhu sambil menekankan sunnah-sunnahnya. Siswa kemudian berlatih dalam kelompok kecil agar setiap anak mendapatkan pendampingan. Kegiatan diperkuat dengan penilaian diri sederhana dan pengingat adab wudhu, seperti hemat air dan menjaga ketertiban. Dengan pembiasaan ini, siswa tumbuh menjadi pribadi yang lebih bersih, disiplin, beradab, dan siap menjalankan ibadah dengan penuh kekhusyukan.
Nama Program:
Latihan Sholat
Visi Program:
Mewujudkan peserta didik yang mampu melaksanakan sholat dengan benar, tertib, dan khusyuk sebagai fondasi ibadah sepanjang hayat.
Misi Program:
- Mengajarkan gerakan dan bacaan sholat secara bertahap dari kelas 1 hingga kelas 6.
- Membiasakan sholat dhuha, dzuhur, dan ashar berjamaah setiap hari.
- Melatih siswa menjadi imam, muadzin, dan makmum yang baik.
- Menanamkan adab masjid dan kekhusyukan dalam ibadah.
Tujuan Program:
- Siswa mampu melakukan sholat lengkap sesuai tuntunan.
• Siswa hafal bacaan-bacaan sholat.
• Siswa terbiasa sholat berjamaah.
• Siswa memiliki sikap disiplin, tertib, dan beradab saat sholat.
Target Kegiatan:
- Semua siswa mengikuti sholat dhuha dan dzuhur setiap hari.
• Siswa mampu menjadi imam sesuai giliran.
• Siswa hafal bacaan wajib dalam sholat.
• Siswa menjaga ketertiban masjid.
Program Latihan Sholat di SD Al Falah Darussalam adalah pengalaman spiritual yang membentuk karakter disiplin dan keimanan siswa. Setiap hari, siswa diajak sholat dhuha, dzuhur, dan ashar berjamaah. Mereka belajar gerakan dan bacaan sholat melalui latihan rutin dan keteladanan guru. Dalam suasana masjid yang tenang, siswa dilatih menjadi imam dan makmum yang baik. Pembiasaan ini menumbuhkan kedekatan dengan Allah, melahirkan ketenangan, fokus, dan rasa percaya diri dalam ibadah
Nama Program:
Circle Time (Membaca Asmaul Husna)
Visi Program:
Mewujudkan siswa yang mengenal sifat-sifat Allah, meneladani nilai-nilai Asmaul Husna, dan membangun karakter mulia setiap hari.
Misi Program:
- Membaca Asmaul Husna bersama setiap pagi.
- Menjelaskan makna sifat Allah dengan contoh nyata.
- Menguatkan karakter baik melalui aplikasi nilai Asmaul Husna.
- Menciptakan suasana pagi yang tenang dan penuh keberkahan.
Tujuan Program:
- Siswa hafal minimal 40 Asmaul Husna.
• Siswa memahami makna sederhana tiap sifat.
• Siswa meniru sifat-sifat mulia dalam sikap sehari-hari.
• Siswa memulai hari dengan hati yang damai dan fokus.
Target Kegiatan:
- Membaca Asmaul Husna setiap pagi.
• Peningkatan hafalan tiap semester.
• Pemaknaan sifat Allah melalui cerita.
• Penerapan nilai akhlak dalam perilaku siswa.
Circle Time Asmaul Husna menjadi pembuka hari yang penuh kedamaian di SD Al Falah Darussalam. Siswa melantunkan nama-nama Allah dengan merdu, menggetarkan hati, dan menguatkan karakter spiritual. Guru memberikan cerita inspiratif yang menjelaskan makna setiap sifat Allah, sehingga anak tidak hanya menghafal, tetapi memahami dan meneladani sifat-sifat mulia tersebut. Kebiasaan ini membangun karakter penyayang, jujur, pemaaf, dan rendah hati—sebuah permata akhlak yang melekat hingga dewasa.
Nama Program:
Belajar Manasik Haji
Visi Program:
Mewujudkan siswa yang memahami rukun haji dan meneladani nilai pengorbanan, ketaatan, dan perjuangan dalam kisah Nabi Ibrahim dan Ismail.
Misi Program:
- Menyediakan area manasik lengkap dengan miniatur Ka’bah.
- Mengajarkan rukun haji melalui praktik langsung.
- Menanamkan nilai sabar, taat, dan disiplin.
- Menghidupkan cinta terhadap syiar Islam dalam diri siswa.
Tujuan Program:
- Siswa mampu memahami urutan manasik.
• Siswa mampu mempraktikkan tawaf, sa’i, wukuf, dan tahallul.
• Siswa meneladani nilai pengorbanan Nabi Ibrahim dan Ismail.
• Siswa merasakan pengalaman spiritual yang menyenangkan.
Target Kegiatan:
- Pelaksanaan manasik minimal 1 kali/tahun.
• Siswa dapat menjelaskan rukun-rukun haji.
• Simulasi perjalanan haji lengkap.
• Penanaman nilai kesabaran dan ketaatan.
Belajar Manasik Haji di SD Al Falah Darussalam menjadi pengalaman spiritual yang tak terlupakan. Dengan area manasik yang dirancang seperti suasana haji, siswa diajak melakukan tawaf, sa’i, wukuf, dan tahallul dengan penuh khidmat. Mereka memahami makna pengorbanan dan ketaatan melalui kisah Nabi Ibrahim dan Ismail. Program ini memberi pengalaman nyata yang menanamkan nilai kesabaran, kerjasama, dan keikhlasan dalam bentuk yang sangat menyentuh dan relevan bagi usia SD.
Nama Program:
Siroh Nabawiyah Muhammad SAW
Visi Program:
Mewujudkan siswa yang mencintai Rasulullah dan meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari.
Misi Program:
- Mengajarkan kisah Rasulullah secara runtut dan mendalam.
- Menyampaikan nilai akhlak dari setiap cerita.
- Mengadakan drama siroh dan project-based learning.
- Menanamkan kebanggaan menjadi umat Rasulullah.
Tujuan Program:
- Siswa memahami perjalanan hidup Rasulullah.
• Siswa meniru sikap Rasulullah seperti jujur, amanah, dan penyayang.
• Siswa mampu menceritakan kembali kisah Nabi.
• Siswa menunjukkan perubahan perilaku sesuai nilai siroh.
Target Kegiatan:
- Cerita siroh setiap minggu.
• Drama siroh tiap semester.
• Hafalan hadis-hadis pendek.
• Penilaian perubahan perilaku nyata.
Siroh Nabawiyah di SD Al Falah Darussalam menghidupkan kisah perjuangan Rasulullah SAW dalam hati setiap siswa. Guru bercerita dengan gaya inspiratif yang membuat anak-anak merasa dekat dengan Nabi. Drama siroh dan proyek kreatif membantu siswa memahami akhlak Rasulullah secara mendalam. Program ini secara nyata membentuk pribadi siswa menjadi lebih jujur, sopan, bertanggung jawab, dan penyayang—menjadi anak-anak yang memancarkan akhlak Nabi dalam kehidupan sehari-hari.
Nama Program:
Ramadhan Ceria
Visi Program:
Mewujudkan bulan Ramadhan sebagai perjalanan spiritual yang penuh kebahagiaan, peningkatan ibadah, dan penguatan iman siswa.
Misi Program:
- Menyelenggarakan kegiatan tadarus, kultum, dan shalat tarawih bersama.
- Menanamkan nilai berbagi melalui infak dan aksi sosial.
- Mengadakan lomba-lomba Islami bertema Ramadhan.
- Menghidupkan suasana Ramadhan yang ceria dan bermakna.
Tujuan Program:
- Siswa meningkatkan ibadah selama Ramadhan.
• Siswa belajar berpuasa sesuai kemampuan.
• Siswa terbiasa membaca Al-Qur’an.
• Siswa memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Target Kegiatan:
- Tadarus harian.
• Kultum siswa.
• Infak Ramadhan.
• Lomba Islami dan buka bersama.
Ramadhan Ceria menghadirkan kebahagiaan spiritual yang mendalam. Siswa mengikuti tadarus, kultum, dan aktivitas ibadah yang membantu mereka merasakan keindahan Ramadhan. Kegiatan berbagi seperti infak dan santunan membuat siswa memahami makna tolong-menolong. Dengan lomba Islami dan suasana penuh cahaya, anak-anak menjalani Ramadhan dengan hati yang gembira dan iman yang kuat.
Nama Program:
Peringatan Maulid Nabi
Visi Program:
Mewujudkan cinta mendalam kepada Rasulullah SAW melalui kegiatan Maulid yang bermakna dan membangkitkan rasa syukur.
Misi Program:
- Mengadakan acara Maulid yang inspiratif dan beradab.
- Menyampaikan kisah kelahiran Nabi dengan metode kreatif.
- Mengadakan lomba-lomba bertema Maulid.
- Menumbuhkan semangat meneladani Rasulullah.
Tujuan Program:
- Siswa memahami makna Maulid.
• Siswa memuliakan dan mencintai Rasulullah.
• Siswa menunjukkan akhlak Rasulullah dalam perilaku.
• Siswa mengikuti kegiatan Maulid dengan penuh gembira.
Target Kegiatan:
- Sholawat bersama.
• Cerita kelahiran Nabi.
• Lomba Maulid.
• Pawai atau pentas seni bertema Maulid.
Peringatan Maulid Nabi di SD Al Falah Darussalam menjadi momentum membangkitkan cinta kepada Rasulullah. Siswa menyanyikan sholawat, menikmati cerita kelahiran Nabi, dan mengikuti lomba Islami yang menumbuhkan kebanggaan menjadi umat beliau. Program ini memperkuat ikatan spiritual siswa dengan Nabi Muhammad SAW dan mendorong mereka meneladani akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.
Nama Program:
Peringatan Hari Raya Idul Fitri
Visi Program:
Mewujudkan siswa yang memahami makna Idul Fitri sebagai momen kemenangan spiritual, saling memaafkan, dan mempererat ukhuwah.
Misi Program:
- Mengadakan halal bihalal siswa–guru.
- Mengajarkan adab meminta maaf dan memberi maaf.
- Mengadakan aktivitas seni dan budaya Idul Fitri.
- Menumbuhkan rasa syukur dan kegembiraan.
Tujuan Program:
- Siswa memahami makna Idul Fitri.
• Siswa terbiasa meminta maaf dengan cara yang baik.
• Siswa merasakan suasana Idul Fitri yang penuh berkah.
• Siswa meningkatkan hubungan baik dengan guru dan teman.
Target Kegiatan:
- Halal bihalal.
• Kegiatan seni Idul Fitri.
• Penulisan kartu ucapan.
• Pembiasaan salam dan salim.
Peringatan Idul Fitri menjadi momen indah bagi siswa SD Al Falah Darussalam. Mereka belajar makna kemenangan setelah berpuasa sebulan penuh, mempraktikkan adab meminta maaf, dan merasakan kehangatan persaudaraan. Melalui kegiatan seni, halal bihalal, dan ucapan selamat, anak-anak memahami bahwa Idul Fitri adalah tentang membersihkan hati dan memperkuat silaturahmi
Nama Program:
Peringatan Tahun Baru Islam (1 Muharram)
Visi Program:
Mengajak siswa memahami makna hijrah sebagai perubahan menuju kebaikan dalam akhlak, ibadah, dan perilaku.
Misi Program:
- Mengadakan pawai hijrah dan kegiatan tematik Muharram.
- Menyampaikan kisah hijrah Rasulullah.
- Menumbuhkan semangat perubahan diri.
- Menanamkan nilai keberanian dan keteguhan.
Tujuan Program:
- Siswa memahami makna hijrah.
• Siswa membuat komitmen perubahan positif.
• Siswa antusias mengikuti kegiatan Muharram.
• Siswa menunjukkan perubahan nyata dalam perilaku.
Target Kegiatan:
- Pawai hijrah.
• Cerita sejarah hijrah.
• Lomba Muharram.
• Proyek “Aku Mau Hijrah Menjadi Anak yang Lebih Baik.”
Peringatan 1 Muharram di SD Al Falah Darussalam menjadi momentum siswa untuk merenungkan kembali perilaku dan membuat komitmen perubahan positif. Melalui pawai hijrah, kisah sejarah, dan aktivitas kreatif, siswa diajak memahami bahwa hijrah berarti memperbaiki diri setiap hari. Program ini menguatkan karakter dan semangat perbaikan berkelanjutan.
Nama Program:
Peringatan Hari Raya Idul Adha
Visi Program:
Menanamkan nilai pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian sosial dalam diri siswa.
Misi Program:
- Mengajarkan makna qurban melalui edukasi dan simulasi.
- Meneladani kisah Nabi Ibrahim dan Ismail.
- Mengadakan kegiatan berbagi daging qurban.
- Mengadakan acara seni Idul Adha.
Tujuan Program:
- Siswa memahami makna qurban.
• Siswa meneladani nilai keikhlasan dan pengorbanan.
• Siswa terlibat dalam kegiatan berbagi.
• Siswa merasakan kegembiraan perayaan Idul Adha.
Target Kegiatan:
- Edukasi qurban.
• Simulasi penyembelihan.
• Pembagian daging.
• Lomba seni Idul Adha.
Peringatan Idul Adha membantu siswa memahami pengorbanan dan ketaatan melalui kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail. Dengan simulasi qurban dan kegiatan berbagi, siswa merasakan nilai keikhlasan dan kepedulian terhadap sesama. Program ini membentuk karakter dermawan dan penuh empati pada diri siswa.
Nama Program:
Peringatan Isra Mikraj
Visi Program:
Mewujudkan peserta didik yang memahami makna penting sholat melalui peringatan Isra Mikraj, serta meneladani ketaatan Rasulullah SAW dalam menerima perintah sholat sebagai tiang agama.
Misi Program:
- Menyelenggarakan peringatan Isra Mikraj yang edukatif, menyentuh hati, dan sesuai tingkat pemahaman siswa SD.
- Menyampaikan kisah perjalanan Isra Mikraj secara runtut melalui ceramah anak, drama, media visual, atau storytelling.
- Menegaskan kembali posisi sholat sebagai ibadah utama yang harus dijaga dengan penuh kesadaran.
- Mendorong siswa untuk memperbaiki kualitas sholat, baik dari sisi gerakan, bacaan, maupun kekhusyukan.
Tujuan Program:
- Siswa memahami peristiwa Isra Mikraj sebagai momen turunnya perintah sholat.
• Siswa menyadari bahwa sholat adalah ibadah yang tidak boleh ditinggalkan.
• Siswa termotivasi untuk melaksanakan sholat tepat waktu.
• Siswa meneladani ketaatan Rasulullah SAW terhadap perintah Allah.
Target Kegiatan (Indikator Kinerja Siswa):
- Siswa mampu menceritakan kembali secara sederhana makna Isra Mikraj.
• Siswa menunjukkan peningkatan kedisiplinan dalam melaksanakan sholat berjamaah di sekolah.
• Siswa mampu menjelaskan bahwa sholat adalah hadiah istimewa dari perjalanan Isra Mikraj.
• Siswa lebih tertib, tenang, dan khusyuk saat sholat di masjid sekolah.
Program Peringatan Isra Mikraj di SD Al Falah Darussalam dirancang untuk memperkuat hubungan hati siswa dengan ibadah sholat. Melalui rangkaian acara seperti ceramah singkat yang ramah anak, tayangan multimedia, dan drama perjalanan Rasulullah SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha hingga Sidratul Muntaha, siswa diajak memahami bahwa perintah sholat bukan sekadar kewajiban, tetapi hadiah mulia yang dibawa langsung oleh Rasulullah. Guru menekankan pesan bahwa sholat adalah sarana komunikasi langsung antara hamba dan Rabb-nya. Setelah kegiatan, dilakukan refleksi dan penguatan berupa komitmen sholat tepat waktu dan peningkatan kesungguhan dalam latihan sholat berjamaah. Dengan demikian, peringatan Isra Mikraj tidak berhenti pada acara seremonial, tetapi berbuah perubahan nyata dalam sikap ibadah siswa.
Nama Program:
Peringatan Nuzulul Qur’an
Visi Program:
Mewujudkan peserta didik yang mencintai Al-Qur’an, memahami kedudukannya sebagai petunjuk hidup, dan menjadikannya sahabat dalam keseharian.
Misi Program:
- Menyelenggarakan peringatan Nuzulul Qur’an dengan suasana khidmat dan menggembirakan.
- Mengajarkan sejarah turunnya Al-Qur’an secara ringkas dan mudah dipahami.
- Meningkatkan motivasi siswa untuk membaca, menghafal, dan tadabbur Al-Qur’an.
- Mengadakan lomba-lomba bertema Al-Qur’an (tartil, tahfidz, kaligrafi, poster ayat, dsb.).
Tujuan Program:
- Siswa mengenal peristiwa Nuzulul Qur’an dan maknanya.
• Siswa memahami bahwa Al-Qur’an adalah pedoman hidup seorang muslim.
• Siswa termotivasi untuk meningkatkan interaksi dengan Al-Qur’an.
• Siswa merasakan keindahan dan kemuliaan Al-Qur’an dalam hidup mereka.
Target Kegiatan (Indikator Kinerja Siswa):
- Siswa mampu menjelaskan secara sederhana apa itu Nuzulul Qur’an.
• Siswa menunjukkan peningkatan frekuensi membaca Al-Qur’an di sekolah.
• Siswa berpartisipasi dalam minimal satu kegiatan atau lomba bertema Al-Qur’an.
• Siswa menunjukkan rasa hormat dan cinta saat memegang, menyimpan, dan membaca Al-Qur’an.
Program Peringatan Nuzulul Qur’an di SD Al Falah Darussalam menjadi momen khusus untuk menghidupkan kembali kecintaan siswa terhadap Kalamullah. Kegiatan diawali dengan penjelasan singkat tentang sejarah turunnya Al-Qur’an, hikmah malam Nuzulul Qur’an, dan kedudukan Al-Qur’an sebagai petunjuk hidup. Dilanjutkan dengan tilawah bersama, lomba tartil, tahfidz, kaligrafi, dan karya kreatif bertema ayat Al-Qur’an. Guru menekankan bahwa kedekatan dengan Al-Qur’an akan menjadikan hati tenang, langkah terarah, dan hidup penuh keberkahan. Melalui program ini, siswa tidak hanya tahu kapan Nuzulul Qur’an terjadi, tetapi merasakan bahwa Al-Qur’an harus selalu hadir di hati dan kehidupan mereka.
Nama Program:
Peringatan Lailat al-Qadr
Visi Program:
Mewujudkan peserta didik yang memahami keutamaan Lailat al-Qadr dan termotivasi untuk meningkatkan ibadah, terutama di malam-malam terakhir Ramadhan.
Misi Program:
- Menjelaskan makna dan keutamaan Lailat al-Qadr sesuai pemahaman anak usia SD.
- Mengajak siswa untuk bersemangat beribadah di sepuluh malam terakhir Ramadhan bersama keluarga.
- Mengadakan kegiatan khusus seperti doa bersama, kajian singkat, atau refleksi Ramadhan.
- Menumbuhkan rasa rindu dan cinta terhadap momen-momen istimewa dalam ibadah.
Tujuan Program:
- Siswa mengetahui bahwa Lailat al-Qadr adalah malam yang lebih baik dari seribu bulan.
• Siswa termotivasi menambah ibadah di akhir Ramadhan.
• Siswa terbiasa berdoa memohon ampunan dan kebaikan.
• Siswa merasakan makna mendekatkan diri kepada Allah di momen istimewa.
Target Kegiatan (Indikator Kinerja Siswa):
- Siswa mampu menyebutkan secara sederhana apa itu Lailat al-Qadr.
• Siswa mengikuti kegiatan doa dan kajian Ramadhan di sekolah dengan khidmat.
• Siswa menyampaikan kepada orang tua bahwa mereka ingin memperbanyak ibadah di akhir Ramadhan.
• Siswa mampu menghafal doa pendek yang dianjurkan dibaca di malam Lailat al-Qadr.
Program Peringatan Lailat al-Qadr di SD Al Falah Darussalam dimaksudkan untuk menanamkan kesadaran spiritual yang halus namun kuat dalam diri siswa. Melalui penjelasan yang sederhana, guru menyampaikan bahwa ada satu malam yang sangat istimewa di bulan Ramadhan yang nilainya lebih baik dari seribu bulan. Siswa diajak untuk memahami bahwa beribadah di malam tersebut adalah anugerah yang sangat besar. Sekolah mengadakan kegiatan doa bersama, kajian ringan, dan refleksi Ramadhan yang mengarahkan hati siswa untuk semakin dekat dengan Allah. Guru juga mendorong siswa untuk menghidupkan malam-malam terakhir Ramadhan bersama orang tua di rumah. Dengan demikian, Lailat al-Qadr tidak hanya menjadi pengetahuan, tetapi menjadi momen yang dirindukan dan diusahakan oleh siswa.
Nama Program:
Pembiasaan Keseharian
Visi Program:
Mewujudkan peserta didik yang berakhlak mulia melalui pembiasaan perilaku Islami dalam setiap aktivitas harian di sekolah.
Misi Program:
- Membiasakan siswa membaca doa dalam setiap aktivitas (masuk kelas, makan, belajar, pulang, dll.).
- Menanamkan kebiasaan salam, senyum, sopan, dan tertib dalam interaksi.
- Membiasakan budaya antri, menjaga kebersihan, dan kerapihan kelas.
- Menguatkan karakter disiplin melalui rutinitas yang konsisten dan penuh keteladanan.
Tujuan Program:
- Siswa terbiasa menerapkan doa dan adab dalam kegiatan sehari-hari.
• Siswa memiliki kebiasaan positif seperti disiplin, rapi, peduli, dan sopan.
• Siswa merasakan bahwa adab adalah bagian dari ibadah.
• Lingkungan sekolah menjadi lebih tertib, bersih, dan penuh berkah.
Target Kegiatan (Indikator Kinerja Siswa):
- Siswa otomatis membaca doa sebelum dan sesudah kegiatan tanpa selalu diingatkan.
• Siswa menjaga kebersihan kelas dan lingkungan sekolah.
• Siswa menunjukkan sikap tertib saat masuk kelas, berbaris, atau berkegiatan.
• Siswa menggunakan kalimat sopan saat berbicara kepada guru dan teman.
Program Pembiasaan Keseharian di SD Al Falah Darussalam adalah jantung dari pendidikan karakter. Setiap hari, siswa dibimbing untuk memulai dan mengakhiri aktivitas dengan doa, menjaga adab berbicara, sopan dalam bersikap, dan peduli terhadap kebersihan. Guru tidak hanya mengingatkan, tetapi menjadi teladan hidup bagi siswa. Pembiasaan ini dilakukan secara konsisten sehingga perlahan menjadi karakter yang mengakar. Anak tidak hanya “tahu” mana yang baik, tetapi “terbiasa” melakukan yang baik. Dengan demikian, suasana sekolah menjadi penuh adab, tertib, dan nyaman bagi semua.
Nama Program:
Kegiatan Mengaji & Buku Penghubung Ngaji
Visi Program:
Mewujudkan peserta didik yang dekat dengan Al-Qur’an melalui kegiatan mengaji terstruktur dan sinergi antara sekolah dan rumah.
Misi Program:
- Menyelenggarakan jadwal mengaji harian/berkala sesuai tingkat kemampuan siswa.
- Menggunakan buku penghubung ngaji sebagai alat komunikasi perkembangan bacaan antara guru dan orang tua.
- Menyusun target capaian bacaan dan hafalan Al-Qur’an per jenjang kelas.
- Meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an dari segi makhraj dan tartil.
Tujuan Program:
- Siswa terbiasa membaca Al-Qur’an setiap hari.
• Siswa memiliki peningkatan bacaan dari waktu ke waktu.
• Orang tua mengetahui dan terlibat dalam perkembangan mengaji anak.
• Terbentuk budaya belajar Al-Qur’an secara terus-menerus.
Target Kegiatan (Indikator Kinerja Siswa):
- Siswa membawa buku penghubung ngaji dan digunakan secara aktif.
• Siswa menunjukkan peningkatan halaman, surat, atau juz yang dibaca secara berkala.
• Orang tua memberikan paraf/komentar pada buku penghubung ngaji.
• Bacaan siswa semakin baik dari sisi kelancaran dan tajwid dasar.
Program Kegiatan Mengaji dan Buku Penghubung Ngaji di SD Al Falah Darussalam dirancang untuk memastikan bahwa interaksi siswa dengan Al-Qur’an berlangsung secara konsisten, baik di sekolah maupun di rumah. Melalui jadwal mengaji yang teratur, siswa membaca dan memperbaiki bacaan Al-Qur’an di bawah bimbingan guru. Buku penghubung ngaji menjadi jembatan informasi antara guru dan orang tua—di dalamnya tercatat surat yang dibaca, kemajuan hafalan, serta catatan singkat. Orang tua dapat melanjutkan pembinaan di rumah, sedangkan guru dapat memantau keaktifan anak. Dengan pola ini, pendidikan Al-Qur’an menjadi tanggung jawab bersama sehingga anak tumbuh dekat dengan Al-Qur’an dalam dua lingkungan utama: sekolah dan rumah.
Nama Program:
Sholat Dhuhur
Visi Program:
Mewujudkan peserta didik yang taat sholat fardhu tepat waktu, disiplin berjamaah, dan menjaga adab masjid.
Misi Program:
- Melaksanakan sholat dzuhur berjamaah setiap hari.
- Menanamkan kedisiplinan menjalankan sholat wajib.
- Mengajarkan adab masjid secara konsisten.
- Melatih siswa bergiliran menjadi imam, muadzin, dan pembaca doa.
Tujuan Program:
- Siswa terbiasa sholat dzuhur tepat waktu.
• Siswa memahami struktur sholat wajib secara benar.
• Siswa mencintai masjid sebagai tempat ibadah.
• Siswa memiliki rasa hormat terhadap kegiatan ibadah.
Target Kegiatan:
- Seluruh siswa mengikuti sholat dzuhur berjamaah.
• Pemberian jadwal imam dan muadzin bergilir.
• Peningkatan kualitas bacaan dalam sholat.
• Ketertiban dan ketenangan masjid terjaga.
Sholat dzuhur berjamaah adalah program wajib yang menjadi fondasi pembinaan ibadah harian. Siswa dilatih disiplin untuk meninggalkan aktivitas dan segera menuju masjid saat adzan berkumandang. Melalui kegiatan ini, mereka tumbuh menjadi pribadi yang menghargai waktu, taat pada Allah, dan memiliki adab masjid yang baik.
Nama Program:
Sholat Tahajud
Visi Program:
Mewujudkan peserta didik yang mencintai ibadah malam dan memiliki hubungan pribadi yang kuat dengan Allah SWT.
Misi Program:
- Mengajarkan tata cara sholat tahajud dan doa-doanya.
- Mendorong siswa untuk sesekali melaksanakan tahajud di rumah.
- Menyampaikan keutamaan sholat malam melalui cerita motivasi.
- Mengadakan kegiatan simulasi dan pembiasaan tahajud dalam event tertentu (Supercamp/Mabit).
Tujuan Program:
- Siswa mengetahui tata cara sholat tahajud.
• Siswa termotivasi untuk melaksanakan tahajud secara berkala.
• Siswa memahami bahwa tahajud adalah sumber kekuatan jiwa.
• Siswa membangun kedekatan emosional dengan Allah SWT.
Target Kegiatan:
- Simulasi sholat tahajud saat kegiatan Supercamp atau Mabit.
• Siswa mampu membaca doa setelah tahajud.
• Peningkatan laporan pelaksanaan tahajud di rumah.
• Peningkatan kesadaran spiritual siswa.
Sholat tahajud adalah ibadah istimewa yang melatih keikhlasan dan keikatan hati kepada Allah. Program ini mengenalkan siswa pada keajaiban ibadah malam dan manfaat luar biasanya bagi kekuatan jiwa. Melalui cerita inspiratif dan kegiatan simulasi tahajud dalam acara Mabit, siswa belajar bahwa tahajud adalah momen bercakap-cakap dengan Allah dalam keheningan malam. Dengan pembiasaan ini, siswa tumbuh menjadi pribadi yang dekat dengan Rabb-nya.
Nama Program:
Tahajud Call
Visi Program:
Mewujudkan peserta didik yang terbiasa bangun malam untuk bermunajat kepada Allah melalui pengingat lembut dari guru.
Misi Program:
- Menghubungi atau mengirim pesan pengingat kepada siswa/orang tua untuk membangunkan tahajud pada hari tertentu.
- Menjadwalkan tahajud call sebagai kegiatan rutin pekanan atau bulanan.
- Memberi motivasi agar siswa merasakan manisnya ibadah malam.
- Menjadikan kegiatan ini sebagai sinergi spiritual antara rumah dan sekolah.
Tujuan Program:
- Siswa termotivasi melaksanakan tahajud di rumah.
• Orang tua mendampingi anak dalam ibadah malam.
• Terbentuk budaya ibadah malam dalam keluarga.
• Siswa merasakan kekuatan spiritual yang berbeda dari ibadah malam.
Target Kegiatan:
- Pelaksanaan tahajud call minimal 1–2 kali per bulan.
• Ada laporan pelaksanaan tahajud dari siswa/orang tua.
• Siswa mampu membaca doa tahajud.
• Kegiatan tahajud meningkat dari waktu ke waktu.
Tahajud Call adalah program unik dan penuh keberkahan di SD Al Falah Darussalam. Pada hari-hari tertentu, guru memberikan pengingat kepada siswa dan orang tua untuk melaksanakan sholat tahajud bersama di rumah. Kegiatan ini memperkuat ikatan ruhani antara guru, siswa, dan keluarga. Anak-anak yang bangun malam untuk sholat tahajud merasakan kedamaian yang mendalam. Dengan pembiasaan ini, ibadah malam menjadi bagian dari kehidupan mereka, bukan sesuatu yang asing.
Nama Program:
Home Calling
Visi Program:
Mewujudkan kedekatan emosional antara guru dan siswa melalui kegiatan kunjungan rumah yang penuh kasih dan bermanfaat.
Misi Program:
- Mengadakan kunjungan guru ke rumah siswa untuk mengenal lingkungan keluarga.
- Menguatkan komunikasi guru–orang tua secara personal.
- Memberikan pendampingan khusus bagi siswa yang membutuhkan perhatian tambahan.
- Menjadikan Home Calling sebagai ajang silaturahmi dan pembentukan kedekatan moral.
Tujuan Program:
- Guru mengetahui kondisi siswa di rumah.
• Orang tua merasa didampingi dan dihargai oleh sekolah.
• Siswa merasa diperhatikan secara personal.
• Terjalin hubungan tiga arah yang harmonis: guru, orang tua, siswa.
Target Kegiatan:
- Minimal 1–2 Home Calling per tahun untuk setiap siswa.
• Laporan kunjungan ditulis dalam format resmi.
• Ada tindak lanjut untuk kasus atau kebutuhan tertentu.
• Menguatnya hubungan emosional antara guru–siswa.
Home Calling adalah program yang menghangatkan hubungan antara guru, siswa, dan keluarga. Dengan kunjungan yang terjadwal, guru dapat melihat lingkungan belajar anak di rumah dan memberikan saran perbaikan yang sesuai. Orang tua merasa dihargai karena sekolah datang langsung untuk mendengar, membantu, dan mendampingi. Program ini menciptakan kepercayaan yang kuat dan memastikan pendidikan berjalan selaras antara rumah dan sekolah.
Nama Program:
My Project Presentation Day
Visi Program:
Mewujudkan peserta didik yang mampu menyusun, menampilkan, dan mempresentasikan proyek pembelajaran dengan percaya diri, runtut, dan komunikatif.
Misi Program:
- Memberi kesempatan kepada siswa untuk mempresentasikan proyek yang telah dikerjakan (individu atau kelompok).
- Melatih keterampilan public speaking, penguasaan materi, dan penggunaan media presentasi.
- Membiasakan siswa mengorganisasi ide, data, dan hasil karya menjadi presentasi yang menarik.
- Menumbuhkan keberanian bertanya dan menjawab pertanyaan dalam forum.
Tujuan Program:
- Siswa mampu menjelaskan hasil kerja/proyeknya di depan orang lain.
• Siswa berani berdiri dan berbicara di depan kelas/umum.
• Siswa terbiasa menyusun karya menjadi presentasi yang sistematis.
• Siswa belajar menghargai karya diri sendiri dan teman.
Target Kegiatan (Indikator Kinerja Siswa):
- Setiap siswa minimal pernah mempresentasikan satu proyek dalam satu semester.
• Siswa mampu memulai presentasi dengan perkenalan dan tujuan.
• Siswa mampu menjawab sedikitnya satu pertanyaan dari guru atau teman.
• Siswa menunjukkan sikap percaya diri dan sopan saat presentasi.
My Project Presentation Day menjadi panggung emas bagi siswa SD Al Falah Darussalam untuk menunjukkan hasil belajar mereka. Setelah menyelesaikan proyek (baik proyek P5, sains, sosial, agama, maupun tematik), siswa diajak menyusun slide, poster, atau portofolio. Mereka kemudian mempresentasikan hasil kerja di depan teman, guru, bahkan orang tua. Guru membimbing cara menyampaikan pendahuluan, isi, dan kesimpulan dengan bahasa yang lugas dan sopan. Kegiatan ini membentuk keterampilan komunikasi, keberanian, dan kemampuan berpikir runtut yang sangat dibutuhkan di masa depan.
Nama Program:
Belajar Terstruktur di Rumah
Visi Program:
Mewujudkan peserta didik yang memiliki kebiasaan belajar mandiri, terarah, dan terukur di rumah, dengan dukungan dan pendampingan orang tua.
Misi Program:
- Menyusun panduan belajar di rumah yang terstruktur (waktu, materi, dan target).
- Mengomunikasikan panduan tersebut kepada orang tua agar menjadi kebiasaan bersama.
- Menggunakan buku penghubung atau lembar monitoring untuk mencatat kegiatan belajar di rumah.
- Memberi apresiasi kepada siswa yang konsisten menerapkan belajar terstruktur.
Tujuan Program:
- Siswa terbiasa memiliki jadwal belajar di rumah.
• Siswa tidak hanya belajar saat ada PR, tetapi juga belajar mandiri.
• Orang tua memiliki pola yang jelas dalam mendampingi anak belajar.
• Hasil belajar siswa meningkat karena rutinitas yang baik.
Target Kegiatan (Indikator Kinerja Siswa):
- Siswa memiliki jadwal belajar mingguan di rumah.
• Laporan belajar di rumah terisi secara rutin oleh orang tua.
• Siswa menunjukkan peningkatan pemahaman materi.
• Berkurangnya kebiasaan belajar “mendadak” hanya saat ujian.
Paragraf Penjelas (Versi Mendalam untuk SOP):
Program Belajar Terstruktur di Rumah membantu menjembatani pembelajaran antara sekolah dan rumah. Guru memberikan panduan sederhana kepada orang tua tentang kapan dan bagaimana anak dapat belajar di rumah (misalnya 30–60 menit per hari). Aktivitas yang disarankan meliputi mengulang pelajaran, membaca buku, mengerjakan latihan, atau menghafal pelajaran agama. Orang tua mencatat kegiatan tersebut pada lembar monitoring. Dengan pola ini, belajar menjadi kebiasaan, bukan beban. Anak belajar bertanggung jawab atas waktunya, sedangkan orang tua merasa terbantu karena memiliki panduan yang jelas.
- Nama Program:
Olimpiade dan Diamond Class Program
Visi Program:
Mewujudkan peserta didik berprestasi yang memiliki kemampuan akademik tinggi, berpikir kritis, dan siap berkompetisi secara sehat di tingkat internal maupun eksternal.
Misi Program:
- Menyeleksi dan membina siswa yang memiliki potensi akademik untuk mengikuti pembinaan khusus (Diamond Class).
- Melatih siswa dengan soal-soal berlevel tinggi (HOTS) di berbagai bidang (Matematika, Sains, Bahasa, Agama, dll.).
- Mengikutsertakan siswa dalam berbagai ajang olimpiade dan kompetisi edukatif.
- Menanamkan nilai rendah hati, sportivitas, dan tawakal dalam setiap kompetisi.
Tujuan Program:
- Siswa memiliki kemampuan akademik yang lebih terasah.
• Siswa terbiasa menghadapi tantangan soal yang lebih sulit.
• Siswa memperoleh pengalaman berkompetisi.
• Siswa belajar mengelola kemenangan dan kekalahan dengan bijak.
Target Kegiatan (Indikator Kinerja Siswa):
- Terbentuknya kelompok Diamond Class per jenjang.
• Keikutsertaan siswa pada olimpiade internal/eksternal.
• Peningkatan prestasi akademik tertentu.
• Siswa menunjukkan sikap tidak sombong dan tetap bekerja keras.
Program Olimpiade dan Diamond Class di SD Al Falah Darussalam merupakan wadah khusus untuk mengasah potensi akademik siswa yang memiliki kemampuan lebih. Mereka mendapatkan pembinaan tambahan dengan materi yang lebih menantang. Guru pembina menggunakan pendekatan diskusi, latihan intensif, dan pembelajaran berbasis masalah. Siswa diajak mengikuti olimpiade sebagai ajang pembuktian kemampuan sekaligus latihan mental. Program ini tidak hanya melahirkan juara, tetapi juga membentuk karakter tawadhu’, gigih, dan pantang menyerah.
Nama Program:
Literacy Time
Visi Program:
Mewujudkan peserta didik yang cinta membaca, mampu memahami bacaan, dan memiliki wawasan luas melalui pembiasaan waktu literasi harian.
Misi Program:
- Menetapkan waktu khusus (misalnya 10–15 menit) setiap hari untuk kegiatan membaca.
- Mengajak siswa membaca berbagai jenis bahan bacaan yang bermanfaat (buku cerita, nonfiksi, artikel anak, kisah teladan, dll.).
- Memberi kesempatan siswa untuk menceritakan kembali isi bacaan secara lisan atau tertulis.
- Menghubungkan Literacy Time dengan peningkatan kemampuan menulis, berbicara, dan berpikir kritis.
Tujuan Program:
- Siswa terbiasa membaca setiap hari.
• Siswa meningkatkan kemampuan pemahaman bacaan.
• Siswa mampu menceritakan kembali isi bacaan.
• Siswa memiliki minat literasi yang kuat.
Target Kegiatan (Indikator Kinerja Siswa):
- Siswa mengikuti Literacy Time dengan tertib.
• Setiap siswa membaca buku/minimal satu bacaan setiap sesi.
• Siswa mampu menjawab pertanyaan sederhana tentang bacaan.
• Peningkatan jumlah buku yang dibaca siswa per bulan.
Literacy Time di SD Al Falah Darussalam adalah “jam emas” yang digunakan untuk menumbuhkan kecintaan terhadap membaca. Pada waktu yang telah disepakati, seluruh kelas berhenti dari aktivitas lain dan fokus untuk membaca. Guru juga ikut membaca sebagai teladan. Setelah itu, beberapa siswa diminta menceritakan kembali secara singkat apa yang mereka baca. Dengan pembiasaan ini, kemampuan bahasa, imajinasi, dan pemahaman mereka berkembang signifikan. Program ini menjadikan literasi bukan sekadar program, tetapi gaya hidup intelektual.
Nama Program:
Kegiatan Mengaji & Buku Penghubung Ngaji
Visi Program:
Mewujudkan peserta didik yang dekat dengan Al-Qur’an melalui kegiatan mengaji terstruktur dan sinergi antara sekolah dan rumah.
Misi Program:
- Menyelenggarakan jadwal mengaji harian/berkala sesuai tingkat kemampuan siswa.
- Menggunakan buku penghubung ngaji sebagai alat komunikasi perkembangan bacaan antara guru dan orang tua.
- Menyusun target capaian bacaan dan hafalan Al-Qur’an per jenjang kelas.
- Meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an dari segi makhraj dan tartil.
Tujuan Program:
- Siswa terbiasa membaca Al-Qur’an setiap hari.
• Siswa memiliki peningkatan bacaan dari waktu ke waktu.
• Orang tua mengetahui dan terlibat dalam perkembangan mengaji anak.
• Terbentuk budaya belajar Al-Qur’an secara terus-menerus.
Target Kegiatan (Indikator Kinerja Siswa):
- Siswa membawa buku penghubung ngaji dan digunakan secara aktif.
• Siswa menunjukkan peningkatan halaman, surat, atau juz yang dibaca secara berkala.
• Orang tua memberikan paraf/komentar pada buku penghubung ngaji.
• Bacaan siswa semakin baik dari sisi kelancaran dan tajwid dasar.
Program Kegiatan Mengaji dan Buku Penghubung Ngaji di SD Al Falah Darussalam dirancang untuk memastikan bahwa interaksi siswa dengan Al-Qur’an berlangsung secara konsisten, baik di sekolah maupun di rumah. Melalui jadwal mengaji yang teratur, siswa membaca dan memperbaiki bacaan Al-Qur’an di bawah bimbingan guru. Buku penghubung ngaji menjadi jembatan informasi antara guru dan orang tua—di dalamnya tercatat surat yang dibaca, kemajuan hafalan, serta catatan singkat. Orang tua dapat melanjutkan pembinaan di rumah, sedangkan guru dapat memantau keaktifan anak. Dengan pola ini, pendidikan Al-Qur’an menjadi tanggung jawab bersama sehingga anak tumbuh dekat dengan Al-Qur’an dalam dua lingkungan utama: sekolah dan rumah.
Nama Program:
Kerjasama dengan Orang Tua dalam Membiasakan Mengaji di Rumah
Visi Program:
Mewujudkan sinergi kuat antara sekolah dan keluarga dalam membentuk generasi pecinta Al-Qur’an.
Misi Program:
- Mengajak orang tua menjadikan waktu mengaji sebagai rutinitas keluarga di rumah.
- Memberikan panduan sederhana kepada orang tua tentang cara mendampingi anak mengaji.
- Menjalin komunikasi aktif mengenai perkembangan mengaji anak.
- Mengapresiasi keluarga yang konsisten dalam membiasakan anak mengaji di rumah.
Tujuan Program:
- Orang tua memahami pentingnya peran mereka dalam membiasakan anak mengaji.
• Anak mengaji tidak hanya di sekolah, tetapi juga di rumah secara rutin.
• Terbentuk kultur keluarga Qur’ani di lingkungan wali murid.
• Hubungan emosional orang tua–anak semakin hangat melalui momen mengaji bersama.
Target Kegiatan (Indikator Keterlibatan Keluarga):
- Orang tua mengisi dan menandatangani buku penghubung ngaji secara rutin.
• Anak melaporkan bahwa ia mengaji di rumah dalam frekuensi tertentu per minggu.
• Sekolah menemukan peningkatan capaian hafalan dan bacaan yang selaras antara rumah dan sekolah.
• Terdapat testimoni positif dari orang tua terkait perubahan kebiasaan anak dalam mengaji.
Program Kerjasama dengan Orang Tua dalam Membiasakan Mengaji di Rumah merupakan upaya strategis SD Al Falah Darussalam untuk menjadikan keluarga sebagai madrasah pertama yang hidup. Sekolah menyadari bahwa intensitas pertemuan anak dengan orang tua lebih besar di rumah dibanding di sekolah. Karena itu, sekolah mengajak orang tua untuk meluangkan waktu khusus mengaji bersama anak, walau hanya beberapa menit setiap hari. Dengan panduan bacaan, target surat, dan buku penghubung ngaji, orang tua tidak merasa sendirian dalam membimbing anak. Program ini bukan hanya memperkuat bacaan Al-Qur’an anak, tetapi juga menghangatkan hubungan keluarga melalui aktivitas ibadah yang bernilai tinggi di sisi Allah.
Nama Program:
Murojaah Hafalan Surat Pagi
Visi Program:
Mewujudkan peserta didik yang menjaga hafalan Al-Qur’an melalui murojaah rutin di pagi hari, sehingga ayat-ayat Allah melekat dalam hati dan pikiran mereka.
Misi Program:
- Menjadwalkan kegiatan murojaah hafalan surat-surat pendek di awal hari belajar.
- Mengelompokkan siswa berdasarkan tingkat hafalan untuk memudahkan pendampingan.
- Menggunakan metode berulang, bergantian, dan berkelompok agar siswa aktif.
- Menghubungkan hafalan dengan makna sederhana agar siswa memahami pesan ayat.
Tujuan Program:
- Siswa menjaga dan memperkuat hafalan surat-surat pendek.
• Siswa terbiasa memulai hari dengan membaca Al-Qur’an.
• Hafalan siswa tidak cepat terlupakan karena diulang secara berkala.
• Siswa merasakan ketenangan dan keberkahan sebelum belajar.
Target Kegiatan (Indikator Kinerja Siswa):
- Siswa mampu melafalkan surat-surat pendek yang sudah dihafal dengan lancar.
• Siswa mengikuti murojaah pagi dengan tertib dan penuh perhatian.
• Hafalan siswa meningkat jumlahnya dari waktu ke waktu.
• Guru mencatat dan memantau perkembangan hafalan setiap siswa.
Program Murojaah Hafalan Surat Pagi di SD Al Falah Darussalam adalah benteng penjaga hafalan Al-Qur’an siswa. Setiap pagi, sebelum pelajaran dimulai, siswa diajak mengulang hafalan surat-surat pendek secara bersama-sama. Guru membagi kelompok sesuai tingkatan hafalan sehingga pendampingan lebih efektif. Kegiatan ini bukan hanya menguatkan hafalan, tetapi juga menyiapkan mental dan hati anak untuk menerima ilmu dalam keadaan bersih dan tenang. Dengan murojaah yang konsisten, hafalan siswa tidak cepat hilang, justru bertambah kuat dan bertambah jumlahnya. Ayat-ayat Allah pun menjadi bagian dari kehidupan mereka sehari-hari.
Nama Program:
Pembiasaan di Rumah dan Sekolah
Visi Program:
Mewujudkan kesinambungan pembiasaan akhlak dan ibadah antara rumah dan sekolah sehingga karakter Islami siswa terbangun secara utuh.
Misi Program:
- Menyusun daftar pembiasaan harian yang diupayakan di sekolah dan dilanjutkan di rumah (doa, sholat, adab makan, adab tidur, dsb.).
- Mengkomunikasikan program pembiasaan ini kepada orang tua secara jelas dan terukur.
- Menggunakan buku penghubung untuk mencatat pembiasaan tertentu yang dilakukan di rumah.
- Memberikan apresiasi kepada siswa dan keluarga yang konsisten menerapkan pembiasaan Islami.
Tujuan Program:
- Terjadi sinkronisasi nilai dan kebiasaan baik antara sekolah dan rumah.
• Siswa tidak mengalami “dua dunia” yang berbeda antara di sekolah dan di rumah.
• Orang tua merasa dilibatkan dan didukung dalam proses pendidikan karakter anak.
• Pembiasaan ibadah dan akhlak berlangsung terus-menerus, bukan hanya di jam sekolah.
Target Kegiatan (Indikator Kolaborasi Rumah–Sekolah):
- Orang tua memahami dan mengetahui daftar pembiasaan yang dianjurkan sekolah.
• Buku penghubung atau media laporan pembiasaan terisi secara berkala.
• Siswa menunjukkan pembiasaan yang konsisten baik di sekolah maupun di rumah (misalnya salam, doa, sopan santun).
• Terdapat cerita/testimoni dari orang tua tentang perubahan positif perilaku anak di rumah.
Program Pembiasaan di Rumah dan Sekolah di SD Al Falah Darussalam menyadari bahwa pendidikan karakter tidak boleh terputus di gerbang sekolah. Nilai-nilai yang ditanamkan di sekolah harus hidup dan berlanjut di rumah. Oleh karena itu, sekolah merancang daftar pembiasaan seperti sholat tepat waktu, doa harian, adab makan, salam kepada orang tua, dan lain-lain, lalu mengkomunikasikannya kepada wali murid. Melalui buku penghubung atau sistem laporan lainnya, guru dan orang tua saling berbagi informasi tentang perkembangan keseharian anak. Dengan pola ini, anak merasakan keselarasan nilai antara sekolah dan rumah, sehingga akhlak dan ibadah yang baik semakin mengakar dan kokoh di dalam diri mereka.
Nama Program:
5S (Sopan, Senyum, Sapa, Salam, Salim)
Visi Program:
Mewujudkan peserta didik yang memiliki akhlak sosial yang baik, ramah, dan menebarkan kedamaian melalui pembiasaan 5S dalam kehidupan sehari-hari.
Misi Program:
- Membiasakan siswa untuk selalu mengucap salam, tersenyum, menyapa, dan salim kepada guru, teman, serta tamu sekolah.
- Menanamkan kesadaran bahwa 5S adalah bagian dari akhlak dan ibadah, bukan sekadar formalitas.
- Menjadikan guru, staf, dan pimpinan sekolah sebagai teladan utama praktik 5S.
- Mengintegrasikan 5S dalam setiap kegiatan, termasuk saat masuk gerbang, di kelas, dan saat pulang sekolah.
Tujuan Program:
- Siswa memiliki sikap sopan dalam berbicara dan berperilaku.
• Siswa terbiasa tersenyum dan menyapa dengan ramah.
• Siswa menjadikan salam dan salim sebagai budaya mulia di sekolah.
• Lingkungan sekolah menjadi hangat, harmonis, dan penuh ukhuwah.
Target Kegiatan (Indikator Kinerja Siswa):
- Siswa otomatis mengucap salam saat bertemu guru dan teman.
• Siswa menyapa dan tersenyum saat berinteraksi, bukan canggung atau cuek.
• Siswa membiasakan salim saat datang dan pulang sekolah.
• Suasana sekolah terasa ramah, tidak kaku, dan penuh keakraban positif.
Program 5S di SD Al Falah Darussalam adalah langkah nyata menumbuhkan budaya akhlak mulia dalam interaksi sosial. Setiap hari, siswa dibiasakan mengucap salam, tersenyum, menyapa, dan salim, sehingga suasana sekolah dipenuhi keramahan dan kasih sayang. Guru dan tenaga kependidikan menjadi teladan utama, berdiri di gerbang menyambut siswa, menjawab salam, dan memberikan senyum terbaik. Dalam jangka panjang, 5S membentuk karakter sosial yang kuat—anak-anak tidak tumbuh menjadi pribadi yang dingin atau apatis, melainkan lembut, hangat, dan komunikatif dengan cara yang terhormat dan Islami.
Nama Program:
Pendidikan Makan Bersama dan Makan Bekal
Visi Program:
Mewujudkan peserta didik yang beradab, sehat, dan mandiri melalui pembiasaan makan bersama yang Islami, tertib, dan penuh kesadaran gizi.
Misi Program:
- Membiasakan siswa membaca doa sebelum dan sesudah makan, serta makan dengan tangan kanan dan posisi yang baik.
- Mengajarkan etika makan seperti tidak berlebihan, tidak mencela makanan, dan makan dengan tenang.
- Mengajak siswa menjaga kebersihan tempat makan dan merapikan bekalnya sendiri.
- Mengedukasi siswa dan orang tua tentang bekal sehat dan seimbang.
Tujuan Program:
- Siswa terbiasa makan dengan adab Islami.
• Siswa belajar mandiri membuka, menghabiskan, dan merapikan bekalnya.
• Siswa memahami pentingnya makanan sehat.
• Lingkungan kelas dan area makan tetap bersih dan tertib setelah kegiatan makan.
Target Kegiatan (Indikator Kinerja Siswa):
- Siswa membaca doa makan secara mandiri.
• Siswa makan dengan tertib, tidak berlarian atau berbicara berlebihan.
• Siswa mampu membuka dan menutup kotak bekal dan botol minum sendiri.
• Siswa membersihkan sisa makanan dan membuang sampah di tempatnya.
• Siswa mengenali contoh bekal sehat yang dianjurkan sekolah.
Program Pendidikan Makan Bersama dan Makan Bekal di SD Al Falah Darussalam memandang waktu makan sebagai momen pendidikan karakter dan kesehatan, bukan sekadar pengisi perut. Siswa diajak membaca doa, duduk rapi, makan dengan tangan kanan, dan tidak berbicara berlebihan saat mulut penuh. Guru mencontohkan adab makan yang baik dan mengingatkan dengan lembut bila ada yang lupa. Setelah makan, siswa membersihkan sisa makanan, merapikan bekal, dan menjaga kebersihan area kelas. Secara berkala, sekolah juga memberikan sosialisasi kepada orang tua tentang bekal sehat agar kebutuhan gizi anak tercukupi tanpa bergantung pada makanan instan. Program ini membentuk anak yang sehat, mandiri, beradab, dan menghargai rezeki yang Allah berikan.
Nama Program:
Buku Penghubung Kegiatan di Rumah dan di Sekolah
Visi Program:
Mewujudkan sinergi kuat antara sekolah dan rumah melalui komunikasi harian yang jelas, mendalam, dan dua arah demi mendukung perkembangan akhlak, ibadah, akademik, dan karakter siswa.
Misi Program:
- Menyediakan sarana komunikasi rutin antara guru dan orang tua tentang perkembangan perilaku, ibadah, dan akademik anak.
- Membantu orang tua memahami kebutuhan pembiasaan yang harus dilanjutkan di rumah.
- Menjadi alat monitoring harian terhadap tugas, ibadah, hafalan, dan perilaku siswa.
- Membangun kedekatan antara guru–orang tua sehingga pendidikan berjalan selaras dan efektif.
Tujuan Program:
- Orang tua mengetahui kegiatan dan perkembangan anak di sekolah setiap hari.
• Guru memahami kondisi siswa di rumah sehingga dapat menyesuaikan pembinaan.
• Terjadi kesinambungan pendidikan karakter antara rumah dan sekolah.
• Anak merasa didampingi oleh dua lingkungan utama yang saling mendukung.
Target Kegiatan (Indikator Kinerja):
- Buku penghubung diisi oleh guru dan orang tua minimal 4 hari/minggu.
• Catatan ibadah, tugas, dan perilaku tercatat dengan rapi dan konsisten.
• Orang tua memberikan respon atau follow-up sesuai arahan guru.
• Guru melakukan evaluasi mingguan berdasarkan buku penghubung.
Buku Penghubung menjadi jembatan emas antara rumah dan sekolah. SD Al Falah Darussalam memahami bahwa pendidikan tidak boleh berhenti di bangku sekolah saja, tetapi harus berkesinambungan di rumah. Melalui buku ini, guru menuliskan kegiatan harian anak, capaian belajar, sikap, hafalan, dan pembiasaan yang perlu diperkuat. Orang tua dapat memberikan respons, masukan, atau laporan kegiatan anak di rumah. Dengan pola komunikasi ini, anak merasakan dukungan penuh dari dua sisi: guru yang membimbing dengan penuh cinta dan orang tua yang memantau serta menguatkan. Program ini memastikan bahwa setiap langkah kecil anak tercatat, didampingi, dan dihargai sehingga perkembangan mereka lebih cepat dan terarah.
Nama Program:
Check Buku Penghubung Harian
Visi Program:
Mewujudkan disiplin komunikasi harian yang akurat untuk mendukung perkembangan siswa secara menyeluruh melalui pengecekan rutin buku penghubung.
Misi Program:
- Menjadikan pengecekan buku penghubung sebagai agenda wajib guru setiap pagi dan sore.
- Memastikan semua informasi dari orang tua diterima guru dan ditindaklanjuti.
- Memberikan catatan perkembangan harian kepada orang tua melalui buku tersebut.
- Memastikan tidak ada kendala perilaku, akademik, atau ibadah yang terlewat tanpa perhatian.
Tujuan Program:
- Guru mengetahui kondisi siswa setiap hari.
• Orang tua memahami perkembangan dan kebutuhan penguatan anak.
• Pembiasaan ibadah, adab, dan akademik terpantau ketat.
• Terjalin hubungan guru–orang tua yang solid dan penuh dukungan.
Target Kegiatan:
- 100% buku siswa diperiksa setiap hari oleh guru.
• Orang tua memberikan respon minimal 3 kali seminggu.
• Guru menindaklanjuti catatan khusus dari orang tua.
• Tidak ada buku penghubung kosong lebih dari dua hari berturut-turut.
Check Buku Penghubung Harian menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas komunikasi antara guru dan orang tua. Di SD Al Falah Darussalam, guru memeriksa buku penghubung setiap pagi untuk memastikan kondisi emosional, kesehatan, atau pembiasaan ibadah anak. Setiap sore, guru memberikan catatan perkembangan dan tugas yang perlu dikerjakan. Dengan proses ini, tidak ada satu pun kebutuhan siswa yang terlewat. Program ini menjadikan pendidikan lebih personal, terukur, dan efektif sehingga anak berkembang secara optimal.
Nama Program:
Kegiatan Mengaji
Visi Program:
Mewujudkan peserta didik yang mampu membaca Al-Qur’an dengan tartil, mencintainya, dan menjadikannya pedoman hidup.
Misi Program:
- Menyelenggarakan kegiatan mengaji terstruktur sesuai level kemampuan siswa.
- Menggunakan metode tahsin yang benar agar bacaan siswa sesuai makhraj dan tajwid dasar.
- Memberikan pendampingan khusus kepada siswa yang membutuhkan penguatan.
- Mengintegrasikan pembiasaan mengaji dalam budaya sekolah.
Tujuan Program:
- Siswa membaca Al-Qur’an dengan lebih baik setiap bulan.
• Siswa memahami kesalahan dasar bacaannya dan mampu memperbaikinya.
• Siswa terbiasa membaca Al-Qur’an sebelum atau setelah kegiatan sekolah.
• Terbangun kecintaan siswa terhadap Al-Qur’an.
Target Kegiatan:
- Seluruh siswa mengikuti jadwal mengaji sesuai levelnya.
• Siswa menunjukkan peningkatan bacaan dalam evaluasi bulanan.
• Siswa mampu membaca surat-surat tertentu sesuai target kelas.
• Kelas memiliki budaya mengaji minimal 10–15 menit per hari.
Kegiatan Mengaji di SD Al Falah Darussalam adalah ruh yang menghidupkan suasana Qur’ani di sekolah. Kegiatan ini dilakukan dengan pendekatan bertahap, mulai dari pengenalan huruf, makhraj, sambung huruf, hingga bacaan tartil. Guru memberi bimbingan individual untuk memastikan setiap siswa mendapatkan perhatian yang cukup. Dengan pembiasaan mengaji harian, siswa tumbuh dekat dengan Al-Qur’an, memahami kesalahan bacaannya, dan berproses menjadi pembaca Al-Qur’an yang baik dan benar. Program ini membentuk kecintaan yang mendalam terhadap Kalamullah sehingga menjadi bekal penting sepanjang hidup.
Nama Program:
Hari Ibu & Ayahku Idolaku (Bermain Bersama Ayah)
Visi Program:
Mewujudkan kedekatan emosional yang kuat antara siswa dan orang tua melalui kegiatan apresiatif dan interaktif yang penuh makna.
Misi Program:
- Mengadakan peringatan Hari Ibu yang menumbuhkan rasa cinta, hormat, dan terima kasih kepada orang tua.
- Menyelenggarakan kegiatan “Ayahku Idolaku” untuk memperkuat bonding melalui permainan kolaboratif.
- Melatih siswa mengekspresikan cinta dan rasa hormat melalui kata-kata, hadiah sederhana, atau karya seni.
- Menghadirkan momen keluarga yang hangat dan mendidik dalam event sekolah.
Tujuan Program:
- Siswa menghargai peran ibu dan ayah dalam hidupnya.
• Siswa mampu mengungkapkan rasa cinta melalui ucapan atau karya.
• Hubungan orang tua dan anak menjadi lebih dekat.
• Keluarga merasakan nilai positif dari kegiatan sekolah.
Target Kegiatan:
- Pembuatan kartu ucapan untuk ibu.
• Kegiatan bermain ayah-anak.
• Persembahan seni siswa untuk orang tua.
• Dokumentasi kegiatan sebagai kenangan keluarga.
Program Hari Ibu dan Ayahku Idolaku merupakan kegiatan emosional yang sangat berkesan di SD Al Falah Darussalam. Pada Hari Ibu, siswa membuat kartu ucapan, puisi, atau video pendek sebagai wujud cinta mereka kepada ibu. Pada program Ayahku Idolaku, anak-anak bermain game edukatif bersama ayah mereka, memperkuat ikatan keberanian, kepercayaan diri, dan rasa aman. Setiap kegiatan dirancang untuk membangun hubungan keluarga yang hangat dan memberikan kesadaran kepada siswa bahwa orang tua adalah anugerah terbesar yang harus dihormati dan dicintai.
Nama Program:
Morning Activity
Visi Program:
Mewujudkan suasana pagi yang ceria, penuh energi positif, dan siap belajar melalui aktivitas pembuka yang menyenangkan dan menyehatkan.
Misi Program:
- Mengadakan senam pagi ringan atau permainan ritmik untuk mengaktifkan tubuh.
- Mengawali hari dengan dzikir, doa, atau Asmaul Husna.
- Membangun mood belajar yang positif dan terkontrol.
- Mengurangi stres dan kejenuhan melalui aktivitas luar kelas.
Tujuan Program:
- Siswa siap secara fisik dan mental untuk mengikuti pembelajaran.
• Siswa lebih fokus dan ceria sepanjang hari.
• Kebugaran tubuh siswa lebih terjaga.
• Suasana kelas menjadi lebih harmonis.
Target Kegiatan:
- Senam atau permainan ringan setiap pagi.
• Bacaan Asmaul Husna/dzikir pagi.
• Permainan konsentrasi singkat.
• Evaluasi mood harian siswa.
Morning Activity menjadi pembuka hari yang menenangkan sekaligus menyegarkan bagi siswa SD Al Falah Darussalam. Kegiatan seperti senam ringan, permainan ritmik, doa pagi, atau Asmaul Husna menjadikan pagi anak lebih bersemangat. Aktivitas ini mempersiapkan tubuh dan pikiran anak agar siap menerima pelajaran. Program ini terbukti meningkatkan fokus, meningkatkan motivasi belajar, dan menciptakan suasana kelas yang lebih positif
Nama Program:
Peringatan Hari Gizi
Visi Program:
Mewujudkan peserta didik yang memahami pentingnya pola makan sehat dan bergizi, serta menjadikannya gaya hidup sehari-hari.
Misi Program:
- Mengedukasi siswa tentang makanan sehat dan dampaknya bagi tubuh.
- Mengadakan lomba-lomba kreatif seperti bekal sehat terbaik, poster gizi, atau cooking class sederhana.
- Mengajak orang tua untuk mendukung pola makan sehat dengan menyediakan bekal bernutrisi.
- Membentuk budaya makan sehat di sekolah.
Tujuan Program:
- Siswa memahami konsep gizi seimbang.
• Siswa terbiasa membawa bekal sehat.
• Siswa mampu memilih makanan sehat.
• Lingkungan sekolah terbebas dari makanan tidak sehat.
Target Kegiatan:
- Pemeriksaan bekal sehat mingguan.
• Edukasi poster atau video tentang gizi.
• Lomba kreasi bekal sehat.
• Penguatan kebiasaan makan sehat.
Peringatan Hari Gizi di SD Al Falah Darussalam dirancang untuk menanamkan kesadaran sejak dini mengenai pentingnya makanan sehat. Program ini melibatkan guru, siswa, dan orang tua untuk bersama-sama menyediakan makanan bernutrisi. Melalui lomba bekal sehat, penyuluhan, dan kegiatan memasak sederhana, siswa belajar bahwa makanan sehat bukan hanya lezat, tetapi juga membuat tubuh kuat dan pikiran cerdas. Program ini membentuk pola makan sehat yang berdampak hingga dewasa.
Nama Program:
Fun Competition
Visi Program:
Menumbuhkan keberanian, rasa percaya diri, dan sportivitas siswa melalui berbagai kompetisi yang menyenangkan, mendidik, dan sesuai usia.
Misi Program:
- Mengadakan lomba-lomba kreatif yang menstimulasi kemampuan akademik, seni, olahraga, dan akhlak.
- Membentuk sikap sportif dan lapang dada menerima kemenangan maupun kekalahan.
- Memberi ruang bagi siswa untuk mengekspresikan bakatnya.
- Mengadakan lomba dalam suasana yang menyenangkan dan non-tekanan.
Tujuan Program:
- Siswa memiliki keberanian tampil.
• Siswa mampu bekerja sama dalam tim.
• Siswa menunjukkan sportivitas.
• Siswa menemukan bakat dan potensi diri.
Target Kegiatan:
- Lomba akademik, olahraga, seni, dan Islami.
• Partisipasi minimal 1 lomba/siswa.
• Apresiasi kepada semua peserta.
• Evaluasi karakter siswa selama perlombaan.
Fun Competition menghadirkan suasana penuh kegembiraan yang menantang siswa untuk berani tampil dan mengasah keterampilan. SD Al Falah Darussalam merancang kompetisi dengan pendekatan positif, tanpa tekanan, sehingga anak menikmati prosesnya. Dari lomba akademik, olahraga, hingga seni, siswa belajar bekerja sama, menghargai teman, dan menerima hasil dengan lapang dada. Program ini membantu siswa menemukan potensi diri, membangun rasa percaya diri, dan menumbuhkan karakter sportif.
Nama Program:
Peringatan Hari Buku
Visi Program:
Memupuk kecintaan siswa terhadap literasi melalui kegiatan perayaan Hari Buku yang menyenangkan, kreatif, dan membangkitkan rasa ingin tahu.
Misi Program:
- Mengadakan kegiatan membaca bersama, mendongeng, dan diskusi buku.
- Melaksanakan lomba-lomba literasi seperti review buku, poster buku, dan kostum tokoh cerita.
- Mengajak siswa mengunjungi perpustakaan untuk eksplorasi buku.
- Menciptakan budaya membaca melalui kegiatan “One Student One Book”.
Tujuan Program:
- Siswa mengenal buku sebagai jendela dunia.
• Siswa mampu memilih buku sesuai minat.
• Siswa rutin membaca buku.
• Minat literasi meningkat signifikan.
Target Kegiatan:
- Program membaca 15 menit setiap hari.
• Kunjungan perpustakaan wajib.
• Lomba literasi antar kelas.
• Display buku favorit siswa.
Peringatan Hari Buku di SD Al Falah Darussalam membangkitkan kegembiraan membaca dalam diri siswa. Melalui sesi mendongeng, membaca bersama, hingga lomba kostum tokoh cerita, siswa merasakan bahwa dunia literasi adalah dunia yang menyenangkan. Perpustakaan menjadi tempat favorit untuk bereksplorasi buku. Dengan kegiatan literasi bertema, minat membaca tumbuh secara alami dan membawa dampak besar bagi perkembangan akademik dan imajinasi anak.
Nama Program:
Pentas Seni
Visi Program:
Mewujudkan peserta didik yang percaya diri, kreatif, dan mampu mengekspresikan potensi diri melalui seni yang bernilai edukatif dan Islami.
Misi Program:
- Menyediakan wadah bagi siswa untuk tampil dalam seni tari, musik, drama, puisi, dan penampilan kreatif lainnya.
- Melatih keberanian tampil di depan umum dengan adab dan sopan santun.
- Mengarahkan karya seni yang ditampilkan agar mengandung pesan positif dan islami.
- Menjadikan pentas seni sebagai ajang apresiasi, bukan sekadar kompetisi.
Tujuan Program:
- Siswa berani tampil di depan orang banyak.
• Siswa mampu bekerja sama dalam kelompok seni.
• Siswa mengekspresikan diri secara positif dan terarah.
• Siswa merasakan kebanggaan atas usaha dan proses latihan.
Target Kegiatan (Indikator Kinerja Siswa):
- Siswa mengikuti latihan pentas seni sesuai jadwal.
• Setiap siswa minimal pernah berpartisipasi dalam satu penampilan.
• Penampilan seni mencerminkan nilai positif dan kesopanan.
• Orang tua dan guru memberikan apresiasi atas keberanian dan usaha siswa.
Pentas Seni di SD Al Falah Darussalam bukan sekadar hiburan, tetapi sarana mengembangkan kepercayaan diri dan kreativitas siswa. Melalui latihan yang terstruktur dan menyenangkan, siswa belajar disiplin, kerjasama, dan keberanian untuk tampil di depan umum. Tema seni selalu diarahkan pada nilai-nilai positif dan Islami agar seni menjadi sarana dakwah yang lembut dan indah. Momen pentas menjadi ruang bagi siswa untuk menunjukkan proses dan usaha mereka, sehingga mereka belajar bahwa kerja keras dan keberanian pantas dihargai.
Nama Program:
Gebyar Pameran Hasil P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) Kurikulum Merdeka
Visi Program:
Mewujudkan peserta didik yang kreatif, terampil, bernalar kritis, dan mampu mengekspresikan gagasan melalui pameran karya hasil projek P5.
Misi Program:
- Menyelenggarakan pameran besar yang menampilkan proyek siswa.
- Memberikan pengalaman presentasi, kolaborasi, dan publikasi karya.
- Menghubungkan konsep P5 dengan nilai-nilai Islam agar lebih bermakna.
- Menghadirkan ruang apresiasi bagi karya siswa.
Tujuan Program:
- Siswa mampu mempresentasikan hasil proyek mereka.
• Siswa belajar bekerja sama dalam kelompok.
• Siswa bangga dengan karya mereka.
• Orang tua mengetahui perkembangan kreativitas anak.
Target Kegiatan:
- Minimal 2 kali pameran per tahun.
• Setiap kelas menghasilkan proyek sesuai tema P5.
• Orang tua hadir dan memberikan apresiasi.
• Karya siswa terdokumentasikan dengan baik.
Gebyar Pameran Hasil P5 merupakan ajang besar yang menampilkan kreativitas dan kemampuan berpikir siswa SD Al Falah Darussalam. Dengan konsep Kurikulum Merdeka yang berbasis projek, siswa belajar memecahkan masalah, bekerja sama, dan menghasilkan karya nyata. Pameran ini menjadi bukti konkret perkembangan mereka. Orang tua dapat menyaksikan langsung hasil kerja keras anak-anak, sementara siswa merasa dihargai dan bangga. Ajang ini menjadi sarana penting membentuk Profil Pelajar Pancasila yang berkarakter islami.
Nama Program:
Achievement Motivation Training (AMT)
Visi Program:
Mewujudkan peserta didik yang memiliki motivasi belajar tinggi, percaya diri, dan siap meraih prestasi terbaik sesuai potensi mereka.
Misi Program:
- Mengadakan pelatihan motivasi belajar secara berkala.
- Menghadirkan narasumber inspiratif yang sesuai dunia anak.
- Menyampaikan materi tentang mimpi, usaha, disiplin, dan prestasi.
- Menguatkan mental siswa agar tidak mudah menyerah dalam belajar.
Tujuan Program:
- Siswa memiliki kesadaran untuk belajar dengan giat.
• Siswa memahami bahwa usaha membawa hasil.
• Siswa memiliki tujuan dan cita-cita yang jelas.
• Siswa lebih disiplin dan percaya diri.
Target Kegiatan:
- Minimal 1 AMT per semester.
• Ada tugas refleksi pasca-AMT.
• Guru mengamati perubahan sikap belajar siswa.
• Siswa menunjukkan peningkatan motivasi.
Achievement Motivation Training di SD Al Falah Darussalam dirancang untuk menyalakan “api semangat” dalam diri siswa. Melalui permainan, cerita inspiratif, dan refleksi diri, siswa diajak memahami bahwa mereka memiliki potensi yang sangat besar. AMT membantu siswa merumuskan mimpi, menyusun langkah-langkah, dan membangun ketangguhan mental. Dengan pelatihan ini, siswa tumbuh menjadi pembelajar yang tidak mudah menyerah.
Nama Program:
Malam Bina Iman dan Taqwa (MABIT)
Visi Program:
Mewujudkan peserta didik yang memiliki keimanan mendalam, kedisiplinan ibadah, dan pengalaman spiritual yang kuat melalui kegiatan bermalam di sekolah.
Misi Program:
- Mengadakan kegiatan bermalam untuk melatih kemandirian dan kedisiplinan ibadah.
- Menyelenggarakan materi keislaman, sholat malam, dzikir, dan refleksi diri.
- Mengadakan permainan edukatif kepemimpinan dan kerjasama.
- Membangun persaudaraan antar siswa dalam bingkai iman dan akhlak mulia.
Tujuan Program:
- Siswa memiliki pengalaman ibadah malam yang mendalam.
• Siswa membentuk kedisiplinan dalam kegiatan ibadah.
• Siswa mampu mengendalikan diri dan bekerja sama.
• Siswa menjadi lebih dekat dengan teman dan guru.
Target Kegiatan:
- Pelaksanaan MABIT 1–2 kali per tahun.
• Sholat tahajud dan dzikir bersama.
• Materi keislaman dan refleksi malam.
• Laporan observasi perilaku siswa.
Malam Bina Iman dan Taqwa adalah salah satu program paling berkesan di SD Al Falah Darussalam. Dalam kegiatan ini, siswa menginap di sekolah dan mengikuti rangkaian ibadah serta aktivitas pembentukan karakter. Suasana malam yang tenang digunakan untuk sholat tahajud, dzikir, kajian islam, dan refleksi diri. Siang harinya diadakan permainan kepemimpinan dan kerjasama. Program ini membentuk kemandirian, keberanian, dan kedekatan spiritual yang kuat dalam diri siswa.
Nama Program:
My Diary
Visi Program:
Mewujudkan peserta didik yang mampu mengekspresikan perasaan, pengalaman, dan refleksi diri melalui tulisan yang jujur dan bermakna.
Misi Program:
- Mengajak siswa menulis jurnal harian/mingguan tentang pengalaman, perasaan, dan pelajaran yang mereka dapatkan.
- Melatih siswa menuangkan gagasan dalam bentuk tulisan sederhana.
- Menumbuhkan kebiasaan refleksi diri dan bersyukur.
- Mengembangkan keterampilan menulis sebagai bagian dari literasi.
Tujuan Program:
- Siswa mampu mengekspresikan diri melalui tulisan.
• Siswa terbiasa mengevaluasi hari-harinya dengan cara positif.
• Siswa meningkatkan kemampuan menulis dan merangkai kalimat.
• Siswa menyadari nikmat Allah dalam kejadian sehari-hari.
Target Kegiatan (Indikator Kinerja Siswa):
- Siswa memiliki buku khusus My Diary.
• Siswa menulis jurnal secara berkala (misalnya 2–3 kali per minggu).
• Tulisan siswa menunjukkan perkembangan struktur, isi, dan kedalaman refleksi.
• Guru membaca dan memberi apresiasi atau komentar positif secara berkala.
Program My Diary memberikan ruang pribadi yang sehat bagi siswa untuk menuliskan apa yang mereka alami dan rasakan. Dalam buku harian itu, mereka bisa menulis tentang hal yang menyenangkan, tantangan yang mereka hadapi, atau pelajaran yang mereka petik. Guru mengarahkan agar isi diary tetap positif dan mendidik, tidak berisi cemoohan atau hal negatif. Dengan menulis diary, siswa belajar memahami diri sendiri, mengelola emosi, dan mensyukuri nikmat Allah. Di saat yang sama, kemampuan menulis mereka berkembang secara alami.
Nama Program:
Birrul Walidain
Visi Program:
Mewujudkan peserta didik yang berbakti kepada orang tua, penuh hormat, cinta, dan taat dalam kebaikan sesuai ajaran Islam.
Misi Program:
- Mengajarkan dalil, kisah, dan nasihat tentang pentingnya berbakti kepada orang tua.
- Mengadakan kegiatan khusus bertema Birrul Walidain (misal penulisan surat cinta untuk orang tua, video ucapan, dsb.).
- Membiasakan siswa mendoakan orang tua setiap hari.
- Mengajak siswa melakukan aksi nyata seperti membantu pekerjaan rumah, bersikap sopan, dan tidak membantah.
Tujuan Program:
- Siswa memahami kewajiban berbakti kepada orang tua.
• Siswa menunjukkan sikap hormat dalam perkataan dan perbuatan.
• Siswa mendoakan orang tua secara rutin.
• Terjadi peningkatan keharmonisan hubungan anak–orang tua.
Target Kegiatan (Indikator Kinerja Siswa):
- Siswa mampu menyebutkan contoh perilaku berbakti kepada orang tua.
• Siswa membuat karya khusus untuk orang tua (surat, kartu, dll.).
• Orang tua memberikan testimoni tentang perubahan sikap anak.
• Siswa jarang membantah dan lebih lembut saat berbicara dengan orang tua.
Program Birrul Walidain di SD Al Falah Darussalam menempatkan orang tua pada posisi istimewa di hati anak. Melalui kisah-kisah inspiratif, ayat Al-Qur’an, dan hadits, siswa diajak memahami betapa tingginya derajat berbakti kepada orang tua. Kegiatan seperti menulis surat untuk ayah dan ibu, membuat hadiah sederhana, atau mengucapkan terima kasih secara langsung membantu siswa mempraktikkan rasa cinta dan hormat tersebut. Program ini diharapkan melahirkan generasi yang lembut pada orang tuanya, tidak membentak, dan selalu mendoakan mereka.
Nama Program:
Kunjungan ke Perpustakaan
Visi Program:
Mewujudkan peserta didik yang mencintai dunia literasi dan terbiasa membaca melalui pengalaman langsung berinteraksi dengan perpustakaan.
Misi Program:
- Mengajak siswa mengenal tata cara penggunaan perpustakaan.
- Memberikan pengalaman mencari, memilih, dan membaca buku sendiri.
- Mengadakan sesi read aloud di perpustakaan.
- Menanamkan rasa cinta pada lingkungan yang penuh ilmu.
Tujuan Program:
- Siswa nyaman membaca di perpustakaan.
• Siswa mampu memilih buku sesuai minat dan tingkat kemampuan.
• Siswa mengenal berbagai jenis buku.
• Perpustakaan menjadi ruang favorit siswa.
Target Kegiatan:
- Kunjungan perpustakaan minimal 1 kali per minggu.
• Peminjaman buku menggunakan kartu perpustakaan.
• Mengisi jurnal membaca siswa.
• Presentasi singkat tentang buku favorit.
Kunjungan ke Perpustakaan menjadi program penting dalam membangun budaya literasi di SD Al Falah Darussalam. Siswa belajar memilih buku, membaca dengan tenang, dan menikmati suasana perpustakaan. Kegiatan ini memperkenalkan dunia pengetahuan yang luas dan mengajarkan siswa bahwa ilmu dapat ditemukan di mana saja. Perpustakaan menjadi ruang yang menyenangkan, aman, dan penuh inspirasi bagi siswa.
Nama Program:
Outdoor Learning
Visi Program:
Mewujudkan peserta didik yang aktif, kreatif, dan dekat dengan alam melalui pembelajaran luar ruangan yang eksploratif, menyenangkan, dan penuh makna.
Misi Program:
- Mengadakan pembelajaran di luar kelas untuk memperkaya pengalaman belajar.
- Mengajarkan siswa untuk mengamati fenomena alam secara langsung.
- Menggunakan lingkungan sekitar sebagai media pembelajaran.
- Menumbuhkan karakter peduli lingkungan dan rasa syukur atas ciptaan Allah.
Tujuan Program:
- Siswa belajar melalui pengalaman nyata.
• Siswa memiliki keterampilan observasi dan eksplorasi.
• Siswa mampu menghubungkan materi pelajaran dengan kehidupan nyata.
• Siswa mencintai dan menjaga lingkungan.
Target Kegiatan:
- Outdoor learning minimal 2x per bulan.
• Eksperimen sains di luar ruangan.
• Jelajah lingkungan sekitar.
• Pencatatan observasi siswa.
Outdoor Learning membawa pembelajaran menjadi lebih hidup dan bermakna. Siswa SD Al Falah Darussalam diajak keluar kelas untuk mengamati alam, melakukan eksperimen, dan belajar dengan cara yang menyenangkan. Guru menghubungkan materi pelajaran dengan fenomena nyata sehingga siswa lebih mudah memahami. Dengan program ini, siswa menjadi lebih aktif, peduli lingkungan, dan selalu bersyukur atas nikmat Allah yang begitu luas.
Nama Program:
Tafakkur Alam
Visi Program:
Mewujudkan peserta didik yang mampu merenungi kebesaran Allah melalui pengamatan alam, sehingga tumbuh rasa syukur, kagum, dan cinta pada ciptaan-Nya.
Misi Program:
- Mengajak siswa mengamati alam sekitar (tumbuhan, hewan, langit, air, tanah) secara langsung dan terarah.
- Menghubungkan fenomena alam dengan ayat-ayat Al-Qur’an dan tanda-tanda kekuasaan Allah.
- Melatih siswa menulis atau menceritakan hasil renungan tentang alam yang mereka lihat.
- Menumbuhkan sikap menjaga dan memelihara lingkungan sebagai wujud syukur.
Tujuan Program:
- Siswa menyadari bahwa alam adalah ciptaan Allah yang penuh hikmah.
• Siswa mampu menghubungkan pelajaran IPA, IPS, dan agama melalui pengamatan alam.
• Siswa belajar merenung, bersyukur, dan tidak merusak lingkungan.
• Siswa tergerak untuk menjaga kebersihan dan kelestarian alam.
Target Kegiatan (Indikator Kinerja Siswa):
- Siswa mengikuti kegiatan tafakkur alam dengan tertib dan antusias.
• Siswa mampu menuliskan atau menceritakan hasil pengamatan dan renungan mereka.
• Siswa menunjukkan perubahan sikap lebih sayang kepada tumbuhan, hewan, dan lingkungan.
• Siswa tidak membuang sampah sembarangan dan ikut menjaga kebersihan area yang dikunjungi.
Program Tafakkur Alam di SD Al Falah Darussalam menjadikan alam sebagai “buku terbuka” yang mengajarkan kebesaran Allah. Siswa diajak keluar kelas untuk mengamati pepohonan, air, langit, serangga, atau pemandangan tertentu. Guru kemudian mengarahkan mereka untuk bertanya: “Siapa yang menciptakan semua ini?”, “Mengapa semuanya begitu teratur?”. Kegiatan dilanjutkan dengan refleksi tertulis atau lisan, di mana siswa menceritakan apa yang mereka rasakan dan pelajari. Guru mengaitkan pengamatan dengan ayat-ayat Al-Qur’an dan nilai-nilai keimanan. Dengan cara ini, anak tidak hanya belajar sains, tetapi juga iman dan akhlak. Mereka tumbuh menjadi pribadi yang peka, penyayang, dan bertanggung jawab terhadap alam.
Nama Program:
PHBN (Peringatan Hari Besar Nasional)
Visi Program:
Mewujudkan peserta didik yang cinta tanah air, menghargai jasa pahlawan, dan memahami makna kebangsaan dalam bingkai nilai-nilai Islam.
Misi Program:
- Menyelenggarakan peringatan Hari Besar Nasional (HUT RI, Hari Pahlawan, Sumpah Pemuda, dll.) secara rutin dan bermakna.
- Mengajarkan nilai perjuangan, pengorbanan, dan persatuan bangsa.
- Menghubungkan semangat kebangsaan dengan ajaran Islam tentang cinta tanah air dan ukhuwah.
- Melibatkan siswa dalam upacara, lomba, drama sejarah, dan kegiatan bertema kebangsaan.
Tujuan Program:
- Siswa menghargai jasa pahlawan dan tokoh bangsa.
• Siswa memiliki rasa bangga menjadi warga negara Indonesia.
• Siswa memahami bahwa menjaga persatuan adalah bagian dari akhlak mulia.
• Siswa menunjukkan perilaku cinta tanah air dalam kehidupan sehari-hari.
Target Kegiatan (Indikator Kinerja Siswa):
- Siswa mengikuti upacara dan peringatan dengan khidmat.
• Siswa aktif dalam lomba dan kegiatan bertema kebangsaan.
• Siswa mampu menjelaskan makna singkat dari hari-hari besar nasional.
• Siswa menghormati simbol-simbol negara (bendera, lagu kebangsaan, lambang negara).
PHBN di SD Al Falah Darussalam bukan sekadar acara seremoni, tetapi sarana menanamkan nasionalisme yang berlandaskan iman. Melalui upacara, drama, lomba pidato, poster, dan kegiatan kreatif lainnya, siswa diajak mengenal sejarah perjuangan bangsa dan jasa para pahlawan. Guru mengaitkan nilai perjuangan dengan ajaran Islam tentang jihad, amanah, dan persatuan. Program ini membentuk siswa yang bangga terhadap Indonesia, menghargai kemerdekaan, dan siap berkontribusi positif bagi bangsa dengan tetap memegang teguh nilai-nilai Islam.
Nama Program:
Eskul Cooking Class
Visi Program:
Mewujudkan peserta didik yang mandiri, kreatif, terampil, dan mampu mengenal berbagai bahan makanan sehat melalui kegiatan memasak sederhana yang menyenangkan, edukatif, dan aman bagi anak usia dini.
Misi Program:
- Mengajarkan keterampilan dasar memasak menggunakan bahan, alat, dan langkah-langkah sederhana yang sesuai usia TK.
- Menumbuhkan kemandirian anak melalui tugas kecil seperti mencuci bahan, mengaduk, menata makanan, dan merapikan peralatan.
- Mengembangkan kemampuan motorik halus, kognitif, dan bahasa melalui proses memasak yang terstruktur.
- Mendorong anak mengenal makanan sehat dan berani mencoba jenis makanan baru.
- Melatih kerjasama dan komunikasi dalam kelompok kecil selama kegiatan cooking class.
Tujuan Program:
- Anak mampu mengikuti langkah-langkah memasak sederhana.
• Anak mengenal berbagai bahan makanan sehat seperti buah, sayur, roti, telur, dan umbi-umbian.
• Anak mengembangkan kemampuan motorik halus (mengaduk, memotong dengan pisau tumpul, menabur topping).
• Anak berani mencoba makanan sehat hasil kreasinya sendiri.
• Anak menunjukkan perilaku rapi dan bertanggung jawab selama kegiatan memasak.
Target Kegiatan (Indikator Kinerja Anak):
- Anak mampu melakukan minimal 3 aktivitas memasak sederhana seperti mengaduk, mengupas, atau menata makanan.
• Anak dapat menyebutkan nama bahan yang digunakan.
• Anak menunjukkan antusiasme dan fokus selama proses memasak.
• Anak mampu merapikan meja dan peralatan setelah selesai.
• Anak mau mencicipi makanan sehat yang dibuat.
Program Eskul Cooking Class di TK Al Falah Darussalam merupakan kegiatan unggulan yang dirancang untuk menstimulasi banyak aspek perkembangan anak melalui aktivitas memasak. Cooking class tidak hanya menyenangkan, tetapi juga meningkatkan kemampuan motorik, kognitif, sosial, dan bahkan spiritual melalui pembiasaan doa sebelum makan dan rasa syukur atas rezeki Allah.
Pelaksanaan Cooking Class:
Kegiatan dimulai dengan guru memperkenalkan tema atau menu yang akan dibuat, misalnya:
• salad buah,
• sandwich sehat,
• puding susu,
• jus buah,
• bento sayur mini,
• pancake sederhana,
• roti isi selai sehat,
• es lilin buah tanpa gula.
Guru menunjukkan bahan-bahan dan alat yang digunakan sambil menyebutkan nama dan manfaatnya. Misalnya:
“Ini wortel, warnanya oranye, bagus untuk mata kita.”
“Ini roti gandum, membuat tubuh kita kuat.”
Keselamatan dan Adab Memasak:
Anak diajarkan:
• mencuci tangan sebelum memulai,
• memakai celemek kecil,
• tidak merasakan bahan sebelum waktunya,
• menggunakan pisau tumpul khusus anak dengan hati-hati,
• membersihkan area kerja setelah selesai,
• membaca doa sebelum makan hasil masakan.
Kegiatan Inti:
Anak melakukan proses memasak secara bertahap:
- Mengupas buah (dengan alat aman),
- Memotong lembut menggunakan pisau plastik,
- Mengaduk adonan ringan,
- Menabur topping,
- Menata makanan di piring kecil,
- Menghias hasil masakan sesuai kreativitas anak.
Guru memfasilitasi, bukan mengerjakan untuk anak. Hal ini melatih kemandirian, kepercayaan diri, dan kemampuan mengambil keputusan.
Pengembangan Bahasa dan Kognitif:
Cooking class juga meningkatkan kemampuan bahasa, misalnya anak belajar kosakata baru seperti:
• manis, asin, renyah, lembut,
• potong, aduk, tabur, tuang, tekan.
Secara kognitif, anak belajar mengurutkan langkah, mengenal jumlah melalui pengukuran sederhana (dua sendok, satu potong, separuh), serta belajar mencocokkan rasa dan tekstur.
Penutup Kegiatan:
Setelah selesai memasak, anak duduk bersama untuk menikmati hasil kreasinya sambil membaca doa makan. Guru memotivasi anak untuk mencicipi makanan sehat sebagai bagian dari pembiasaan gizi baik.
Kegiatan diakhiri dengan merapikan meja, mencuci alat makan mainan, dan menyimpan bahan. Hal ini membangun rasa tanggung jawab dan kerapihan.
Keunggulan Program:
- melatih kemandirian dan motorik halus,
• mengajarkan kebiasaan hidup sehat,
• membangun kreativitas,
• memperkuat bonding anak–guru,
• meningkatkan keberanian anak mencoba hal baru.
Program Cooking Class menjadi salah satu kegiatan favorit anak TK Al Falah Darussalam karena penuh eksplorasi, kebahagiaan, dan rasa bangga atas hasil karya sendiri.
Nama Program:
Operasi Semut (Latihan Membersihkan Lingkungan Sekitar)
Visi Program:
Mewujudkan peserta didik yang peduli kebersihan, disiplin, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan sekolah.
Misi Program:
- Membiasakan siswa membersihkan area kelas, halaman, dan lingkungan sekolah secara rutin.
- Mengajarkan bahwa menjaga kebersihan adalah bagian dari iman.
- Melatih kerjasama dan kepedulian melalui kegiatan gotong royong kecil.
- Menjadikan sekolah sebagai lingkungan yang bersih, rapi, dan nyaman.
Tujuan Program:
- Siswa terbiasa tidak membuang sampah sembarangan.
• Siswa peduli pada kondisi lingkungan dan segera bertindak jika melihat sampah.
• Siswa memiliki tanggung jawab terhadap kebersihan area yang digunakan.
• Lingkungan sekolah terjaga kebersihannya setiap hari.
Target Kegiatan (Indikator Kinerja Siswa):
- Siswa mengikuti Operasi Semut sesuai jadwal.
• Siswa membersihkan area tanpa harus selalu diperintah.
• Jumlah sampah di area sekolah berkurang signifikan.
• Kelas dan lingkungan sekolah tampak rapi dan bersih secara konsisten.
Operasi Semut adalah program sederhana namun sangat efektif dalam membentuk karakter peduli lingkungan. Di SD Al Falah Darussalam, siswa dijadwalkan melakukan Operasi Semut secara berkala, misalnya setelah jam istirahat atau sebelum pulang. Mereka diminta memungut sampah kecil, merapikan bangku, dan memastikan area kelas dan halaman bersih. Guru mengingatkan bahwa “kebersihan adalah sebagian dari iman” dan bahwa pribadi muslim harus cinta kebersihan. Dengan pembiasaan ini, anak-anak belajar bahwa menjaga lingkungan bukan tugas petugas kebersihan saja, tetapi tanggung jawab setiap orang.
Nama Program:
Pendidikan Makan Bersama & Makan Bekal (Penguatan Pembiasaan Makan)
Visi Program:
Mewujudkan peserta didik yang beradab, mandiri, dan menjaga kebersihan melalui pembiasaan makan yang terstruktur, sehat, disiplin, dan sesuai tuntunan adab Islami.
Misi Program:
- Mengajarkan adab makan Islami secara konsisten, seperti membaca doa, makan dengan tangan kanan, duduk tenang, dan tidak berlebihan.
- Membiasakan anak menjaga kebersihan sebelum, saat, dan setelah makan, termasuk mencuci tangan, membersihkan meja, dan mengelola sampah.
- Melatih kemandirian anak dalam membuka bekal, menggunakan alat makan, dan merapikan wadah makanannya sendiri.
- Meningkatkan pemahaman anak tentang pentingnya makan sehat dan menghindari makanan rendah gizi.
- Menguatkan kerja sama antara sekolah dan orang tua dalam menyediakan bekal sehat, seimbang, dan ramah anak.
Tujuan Program:
- Anak memahami dan mempraktikkan adab makan secara benar.
• Anak terbiasa mencuci tangan sebelum dan sesudah makan.
• Anak mampu makan mandiri tanpa harus disuapi.
• Anak menunjukkan perilaku disiplin dan tenang saat makan bersama.
• Anak mampu merapikan bekal dan menjaga kebersihan area makan.
Target Kegiatan (Indikator Kinerja Anak):
- Anak membaca doa makan dengan lancar.
• Anak duduk dengan tenang dan makan dengan tangan kanan.
• Anak mampu membuka dan menutup kotak bekal serta botol minum secara mandiri.
• Anak membersihkan sisa makanan dan area makannya sendiri.
• Anak dapat membedakan makanan sehat dan makanan yang perlu dibatasi.
Program Pendidikan Makan Bersama – Penguatan Pembiasaan di TK Al Falah Darussalam dirancang tidak hanya untuk memastikan anak makan dengan baik, tetapi juga untuk membentuk kebiasaan hidup sehat, mandiri, dan beradab. Pembiasaan makan ini merupakan bagian penting dari pendidikan karakter yang dilakukan secara konsisten setiap hari.
- Pembiasaan Adab Makan Islami
Anak dilatih membaca doa sebelum makan, makan dengan tangan kanan, duduk rapi, tidak berbicara saat mulut penuh, dan membaca doa setelah makan. Guru memberikan contoh langsung dan mengoreksi dengan lembut jika ada anak yang lupa adab makan.
- Kemandirian dalam Makan
Anak diberi kesempatan seluas mungkin untuk:
• membuka bekal sendiri,
• mengambil makanan secara mandiri,
• menuang minum dari botol,
• menutup bekal tanpa bantuan.
Guru tidak langsung membantu, melainkan memberi kesempatan agar anak berkembang menjadi pribadi mandiri.
- Kebersihan Sebelum dan Setelah Makan
Pembiasaan kebersihan mencakup:
• cuci tangan dengan sabun,
• mengeringkan tangan,
• membersihkan meja dengan tisu,
• memasukkan sampah ke tempatnya,
• mengelap atau merapikan area makan bersama.
Setelah makan, kelas kembali bersih dan tertata seperti semula.
- Edukasi Makanan Sehat
Guru secara rutin mengenalkan makanan sehat dan menjelaskan manfaatnya. Pendekatan dilakukan melalui:
• storytelling tentang sayur, buah, dan protein,
• lagu-lagu gizi,
• permainan mengenal makanan sehat,
• “Hari Bekal Sehat” setiap minggu.
Guru juga mengingatkan anak agar tidak berbagi makanan yang tidak halal atau tidak sehat.
- Kolaborasi dengan Orang Tua
Program ini sukses bila orang tua mendukung. Guru memberikan panduan bekal sehat dan contoh menu:
• buah potong,
• roti gandum,
• sayur kukus,
• telur rebus,
• nasi bento sederhana.
Orang tua juga diminta menghindari:
• makanan tinggi gula,
• minuman kemasan manis,
• makanan cepat saji.
- Penanaman Karakter
Kegiatan makan menjadi sarana pembelajaran karakter seperti:
• sabar menunggu giliran,
• tidak mengambil jatah teman,
• bersyukur atas rezeki,
• tidak membuang makanan.
Guru sering mengucapkan kalimat motivasi seperti:
“Anak sholeh makan pelan-pelan dan bersyukur atas rezekinya.”
- Suasana Makan yang Menyenangkan
Kegiatan makan bukan hanya rutinitas, tetapi momen bonding antara anak dan guru. Guru memfasilitasi percakapan ringan seperti:
• “Apa bekal favoritmu?”
• “Siapa yang membantu menyiapkan bekal di rumah?”
Percakapan ini menghangatkan hubungan dan memperkuat keterampilan komunikasi anak.
Program ini membuat anak tidak hanya makan, tetapi belajar menjadi pribadi yang sehat, bersih, beradab, dan mandiri. TK Al Falah Darussalam membentuk pembiasaan makan yang mencerminkan akhlak mulia dan pola hidup sehat sejak usia emas.
Nama Program:
Toilet Training (Adab dan Kebersihan di Kamar Kecil)
Visi Program:
Mewujudkan peserta didik yang memiliki adab dan kebiasaan bersih saat menggunakan toilet, sehingga menjaga kehormatan diri dan kebersihan lingkungan.
Misi Program:
- Mengajarkan adab masuk dan keluar toilet menurut tuntunan Islam.
- Membimbing siswa menjaga kebersihan toilet setelah digunakan.
- Melatih siswa mandiri dalam menggunakan toilet dengan cara yang benar dan sopan.
- Mengingatkan pentingnya istinja’ yang baik dan bersih.
Tujuan Program:
- Siswa memahami dan mempraktikkan doa sebelum dan sesudah masuk toilet.
• Siswa menjaga kebersihan dan kerapihan toilet.
• Siswa mandiri menggunakan toilet tanpa merusak fasilitas.
• Siswa paham pentingnya kebersihan diri setelah dari toilet.
Target Kegiatan (Indikator Kinerja Siswa):
- Siswa mengamalkan doa dan adab toilet.
• Siswa tidak meninggalkan sampah atau kotoran di toilet.
• Siswa menggunakan air secara cukup, tidak berlebihan dan tidak kurang.
• Toilet sekolah relatif bersih setelah digunakan siswa.
Program Toilet Training di SD Al Falah Darussalam penting untuk menjaga kebersihan dan kehormatan anak. Guru menjelaskan doa, adab, dan tata cara menggunakan toilet yang benar, termasuk istinja’, membuang tisu, dan menjaga kering–basahnya area toilet. Siswa diingatkan bahwa meskipun toilet adalah tempat yang “tidak terlihat orang”, Allah tetap melihat kebersihan dan kesungguhan mereka menjaga adab. Program ini melatih kemandirian, rasa tanggung jawab, serta kepedulian terhadap kenyamanan orang lain yang akan menggunakan toilet setelah mereka.
Nama Program:
Ekstrakurikuler (Eskul)
Visi Program:
Mewujudkan peserta didik yang berkembang secara optimal dalam minat dan bakat melalui kegiatan ekstrakurikuler yang terarah, menyenangkan, dan bermanfaat.
Misi Program:
- Menyediakan berbagai pilihan eskul seperti tahfidz, pramuka, olahraga, seni, sains, bahasa, dan teknologi.
- Membimbing siswa mengasah bakat dalam suasana ramah dan bebas tekanan.
- Menumbuhkan sikap tanggung jawab, disiplin, dan komitmen melalui aktivitas pilihan.
- Menjadikan eskul sebagai sarana pembentukan karakter, bukan sekadar pengisi waktu.
Tujuan Program:
- Siswa menemukan dan mengembangkan minat dan bakatnya.
• Siswa belajar bekerja dalam tim dan menghargai perbedaan kemampuan.
• Siswa memiliki pengalaman belajar di luar pelajaran inti.
• Siswa siap menghadapi tantangan masa depan dengan berbagai keterampilan.
Target Kegiatan (Indikator Kinerja Siswa):
- Siswa mengikuti minimal satu kegiatan eskul.
• Siswa menunjukkan peningkatan kemampuan dalam bidang yang dipilih.
• Siswa hadir secara konsisten dalam kegiatan eskul.
• Kegiatan eskul menghasilkan karya atau penampilan tertentu (publikasi, pentas, lomba, produk).
Program Ekstrakurikuler di SD Al Falah Darussalam memberikan kesempatan kepada siswa untuk berkembang lebih luas di luar pelajaran kelas. Eskul dirancang bervariasi—mulai dari tahfidz, olahraga, pramuka, seni, hingga sains dan teknologi—agar setiap anak menemukan wadah yang sesuai dengan potensinya. Kegiatan dilakukan secara terprogram, terjadwal, dan dipandu pembina yang kompeten. Anak belajar disiplin, komitmen, kerjasama, dan kreativitas dalam suasana yang menyenangkan. Eskul menjadi salah satu keunggulan sekolah dalam menyiapkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kaya keterampilan hidup.
Nama Program:
Dibacakan Buku (Read Aloud)
Visi Program:
Mewujudkan peserta didik yang mencintai membaca, memiliki kosa kata yang kaya, imajinasi yang berkembang, serta kemampuan menyimak yang kuat melalui kegiatan read aloud yang rutin, menyenangkan, dan penuh kehangatan.
Misi Program:
- Menjadikan kegiatan membaca nyaring (read aloud) sebagai rutinitas harian atau mingguan untuk membangun dasar literasi anak.
- Mengembangkan kemampuan bahasa, fokus, dan daya imajinasi anak melalui pembacaan buku yang ekspresif dan interaktif.
- Menggunakan buku-buku bermutu seperti buku cerita bergambar, cerita Islami, kisah sains sederhana, dan buku karakter.
- Melatih anak menyimak dan mengekspresikan kembali isi cerita.
- Menciptakan suasana membaca yang hangat dan menenangkan sehingga anak merasa aman dan menyukai kegiatan membaca.
Tujuan Program:
- Anak mampu mendengarkan cerita dengan fokus selama 5–10 menit.
• Anak memiliki minat terhadap buku dan kegiatan membaca.
• Anak dapat menceritakan kembali bagian dari cerita dengan bahasanya sendiri.
• Anak mengembangkan kosa kata baru dan kemampuan bahasa yang lebih baik.
• Anak memahami nilai moral atau pesan dari cerita.
Target Kegiatan (Indikator Kinerja Anak):
- Anak mengikuti sesi read aloud dengan tenang dan penuh perhatian.
• Anak mampu menyebutkan judul buku, tokoh, atau alur sederhana cerita.
• Anak berpartisipasi dalam tanya jawab setelah cerita dibacakan.
• Anak meniru ekspresi atau dialog sederhana dari cerita.
• Anak menunjukkan minat mengambil buku untuk dilihat kembali secara mandiri.
Program Read Aloud di TK Al Falah Darussalam adalah strategi penting dalam mengembangkan keterampilan bahasa dan literasi awal anak. Program ini dilakukan dengan membacakan buku secara ekspresif, interaktif, dan penuh kehangatan sehingga anak merasa terlibat dan menikmati prosesnya.
- Pemilihan Buku yang Bermutu
Guru memilih buku yang:
• memiliki gambar menarik,
• menggunakan bahasa sederhana namun kaya,
• memiliki pesan moral,
• sesuai tema pembelajaran,
• mengandung nilai Islami, karakter, atau sains sederhana.
Contoh buku:
• cerita hewan,
• kisah Nabi,
• cerita keluarga,
• cerita persahabatan,
• buku pengetahuan untuk anak (sains awal).
- Teknik Membacakan Buku (Read Aloud)
Guru menggunakan beberapa teknik agar anak terlibat:
• intonasi suara yang berbeda untuk setiap tokoh,
• ekspresi wajah yang dramatis,
• penggunaan gerakan tangan atau properti kecil,
• berhenti sesekali untuk bertanya,
• mengajak anak menebak kejadian berikutnya,
• memperlihatkan gambar dengan jelas.
Teknik ini memperkuat kemampuan menyimak dan meningkatkan kegembiraan anak.
- Tahapan Kegiatan Read Aloud
- Pra membaca
- Guru memperkenalkan judul, penulis, tokoh, dan gambar sampul.
• Guru mengajak anak menebak isi cerita.
- Membaca inti
- Guru membacakan cerita secara ekspresif.
• Anak diperbolehkan menjawab pertanyaan ringan.
• Anak diajak mengamati gambar pada tiap halaman.
- Pasca membaca
- Guru bertanya:
- “Siapa tokoh utama cerita ini?”
- “Bagian mana yang kamu suka?”
- “Apa pesan dari cerita ini?”
• Anak menggambar salah satu adegan cerita.
• Anak melakukan aktivitas lanjutan seperti role play atau membuat craft sederhana.
- Manfaat Besar Program Read Aloud
Program ini memberikan dampak luar biasa:
• memperkaya kosa kata anak,
• meningkatkan kemampuan berbahasa,
• mengembangkan imajinasi,
• memperkuat bonding guru–anak,
• menanamkan nilai moral,
• mempersiapkan anak untuk kemampuan membaca di SD.
- Suasana yang Hangat dan Positif
Read aloud dilakukan dengan suasana nyaman, misalnya:
• duduk melingkar di karpet,
• pencahayaan hangat,
• anak memegang boneka kecil atau bantal duduk.
Guru memberikan apresiasi setelah selesai:
“MasyaAllah, kalian hebat mendengarkan ceritanya!”
- Keterlibatan Orang Tua
Sekolah mendorong orang tua membacakan buku minimal 10 menit setiap malam. Buku penghubung dapat digunakan untuk mencatat buku yang dibacakan di rumah.
Program Read Aloud menjadi salah satu kegiatan unggulan TK Al Falah Darussalam karena terbukti meningkatkan kemampuan literasi, kecerdasan bahasa, karakter, dan cinta membaca sejak dini.
Nama Program:
Pemberian Materi saat MPLS dan Pembelajaran SA (Sikap & Adab)
Visi Program:
Mewujudkan peserta didik yang sejak awal memahami kultur sekolah, nilai-nilai LPFDT, serta sikap dan adab yang diharapkan di SD Al Falah Darussalam.
Misi Program:
- Memberikan materi pengenalan sekolah, visi–misi, tata tertib, dan budaya Islami saat MPLS.
- Mengajarkan sikap dan adab (SA) dasar yang wajib diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah.
- Menjelaskan hak dan kewajiban siswa secara jelas dan mudah dipahami.
- Menanamkan rasa bangga menjadi bagian dari SD Al Falah Darussalam.
Tujuan Program:
- Siswa mengenal lingkungan, aturan, dan budaya sekolah sejak awal.
• Siswa memahami sikap dan adab yang harus dijaga.
• Siswa merasa nyaman, diterima, dan siap belajar.
• Terbentuk pondasi karakter yang selaras dengan visi lembaga.
Target Kegiatan (Indikator Kinerja Siswa):
- Siswa mengikuti MPLS dengan tertib.
• Siswa mampu menyebutkan beberapa tata tertib dan nilai utama sekolah.
• Siswa menunjukkan perilaku sopan, tertib, dan menghormati guru sejak awal tahun pelajaran.
• Siswa merasa bangga mengenakan seragam dan identitas sekolah.
Program Pemberian Materi MPLS dan Pembelajaran SA di SD Al Falah Darussalam menjadi gerbang utama pembentukan karakter siswa. Di hari-hari pertama, siswa diperkenalkan dengan lingkungan sekolah, guru, tata tertib, dan nilai utama lembaga. Mereka juga diajarkan sikap dan adab Islami seperti cara berbicara kepada guru, adab di kelas, adab di masjid, serta cara bergaul dengan teman. Program ini mencegah terjadinya “kaget budaya” dan memastikan siswa memahami sejak awal standar perilaku yang diharapkan. Dengan demikian, tahun pelajaran dapat berjalan dengan suasana yang rapi, tertib, dan penuh keberkahan.
Nama Program:
Muadzin di Masjid SD Al Falah Darussalam
Visi Program:
Mewujudkan peserta didik yang berani, percaya diri, dan merasa bangga menjadi pelayan masjid melalui tugas mulia sebagai muadzin.
Misi Program:
- Melatih siswa yang berminat untuk menjadi muadzin dengan suara dan bacaan adzan yang baik.
- Menyusun jadwal petugas muadzin berdasarkan kelas dan kemampuan.
- Menanamkan rasa tanggung jawab dan kehormatan pada tugas adzan.
- Mengajarkan makna dan keagungan kalimat-kalimat adzan.
Tujuan Program:
- Siswa mampu melafalkan adzan dengan benar.
• Siswa memiliki keberanian tampil di depan jamaah.
• Siswa memahami makna seruan adzan.
• Siswa merasa dekat dengan masjid dan cinta ibadah.
Target Kegiatan (Indikator Kinerja Siswa):
- Siswa tertentu terpilih dan terlatih sebagai muadzin.
• Siswa melaksanakan tugas adzan sesuai jadwal.
• Bacaan adzan siswa semakin baik dari waktu ke waktu.
• Siswa menunjukkan sikap hormat saat mendengar adzan.
Program Muadzin di Masjid SD Al Falah Darussalam memberikan pengalaman spiritual mendalam bagi siswa yang bertugas. Mereka dilatih bacaan dan intonasi adzan, serta dipahamkan makna kalimat demi kalimat. Menjadi muadzin bukan sekadar mengumandangkan adzan, tetapi syiar Islam yang penuh kemuliaan. Program ini melatih keberanian, ketepatan waktu, dan rasa tanggung jawab. Siswa yang pernah menjadi muadzin akan membawa kebanggaan ini hingga dewasa dan terdorong untuk selalu dekat dengan masjid.
Nama Program:
Pembiasaan Dzikir Sesudah Shalat
Visi Program:
Mewujudkan peserta didik yang terbiasa berdzikir setelah sholat, sehingga hati mereka tenang, lembut, dan selalu ingat kepada Allah.
Misi Program:
- Membimbing siswa membaca dzikir dan doa setelah sholat secara bersama-sama.
- Mengajarkan makna dzikir tertentu secara bertahap.
- Menumbuhkan kebiasaan duduk sejenak setelah salam untuk berdzikir, bukan langsung berlari.
- Menjadikan dzikir sebagai bagian tak terpisahkan dari rangkaian ibadah sholat.
Tujuan Program:
- Siswa hafal dzikir dan doa pendek setelah sholat.
• Siswa menghargai momen tenang setelah ibadah.
• Siswa tidak terburu-buru meninggalkan tempat sholat.
• Siswa merasakan ketenangan batin setelah berdzikir.
Target Kegiatan (Indikator Kinerja Siswa):
- Siswa mengikuti dzikir bersama setelah sholat berjamaah.
• Siswa mampu menghafal beberapa dzikir dan doa.
• Siswa tidak langsung beranjak sebelum dzikir selesai.
• Siswa menunjukkan kesopanan dan kekhusyukan di masjid.
Program Pembiasaan Dzikir Sesudah Shalat melatih siswa untuk menikmati ketenangan setelah ibadah, bukan sekadar segera beranjak. Guru memimpin dzikir dan doa pendek secara rutin setelah sholat berjamaah. Siswa perlahan menghafal dan memahami maknanya. Dengan pembiasaan ini, hati siswa menjadi lebih lembut, tenang, dan terbiasa mengingat Allah dalam suasana yang khidmat. Program ini memperkaya kualitas ibadah siswa, bukan hanya secara lahiriah, tetapi juga secara batiniah.
Nama Program:
Program Tahsin dan Tahfidz
Visi Program:
Mewujudkan peserta didik yang mampu membaca Al-Qur’an dengan baik (tahsin) dan menghafalnya dengan kuat (tahfidz) sesuai kemampuan usia SD.
Misi Program:
- Menyelenggarakan kelas tahsin untuk memperbaiki bacaan Al-Qur’an siswa (makhraj, panjang–pendek, dan tajwid dasar).
- Menyusun target hafalan Al-Qur’an per jenjang kelas secara realistis namun menantang.
- Memberikan pembinaan khusus bagi siswa yang memiliki potensi tahfidz lebih cepat.
- Mengadakan evaluasi tahsin–tahfidz secara berkala.
Tujuan Program:
- Siswa memiliki bacaan Al-Qur’an yang benar dan indah.
• Siswa menghafal surat-surat pendek dan surat pilihan sesuai target.
• Siswa memiliki kedekatan emosional dan spiritual dengan Al-Qur’an.
• Siswa terbiasa menjaga hafalan melalui murojaah.
Target Kegiatan (Indikator Kinerja Siswa):
- Peningkatan kualitas bacaan yang terukur setiap semester.
• Penambahan jumlah hafalan sesuai target kelas (misal: Juz 30 atau surat pilihan).
• Siswa mengikuti ujian tahsin dan tahfidz berkala.
• Siswa mampu melafalkan hafalan di depan guru dan teman dengan percaya diri.
Program Tahsin dan Tahfidz di SD Al Falah Darussalam merupakan pilar utama pembinaan Al-Qur’an. Kelas tahsin fokus memperbaiki bacaan, sementara tahfidz menekankan penambahan dan penguatan hafalan. Program disusun berjenjang dan terukur sehingga siswa tidak merasa terbebani tetapi tetap tertantang. Guru menggunakan berbagai metode, seperti talaqqi, tikrar (pengulangan), dan setoran hafalan per individu. Dengan lingkungan yang kondusif dan penuh motivasi, siswa tumbuh menjadi generasi pecinta Al-Qur’an yang bacaannya baik, hafalannya kuat, dan akhlaknya mulia.
Nama Program:
Program Takhasus – Program Percepatan Menghafal Al-Qur’an
Visi Program:
Mewujudkan peserta didik yang memiliki hafalan Al-Qur’an lebih cepat, kuat, dan berkualitas, serta tumbuh menjadi generasi Qur’ani yang berakhlak mulia dan cinta pada Al-Qur’an.
Misi Program:
- Memberikan program khusus bagi siswa yang memiliki minat dan kemampuan lebih dalam tahfidz.
- Menyusun target hafalan yang lebih tinggi dibanding kelas reguler.
- Menyediakan pembimbing tahfidz yang kompeten untuk pembinaan intensif.
- Mengadakan setoran hafalan harian dan murojaah berkala agar hafalan kokoh dan terjaga.
Tujuan Program:
- Siswa menghafal Al-Qur’an dengan lebih cepat dan tepat.
• Siswa memahami makna ayat-ayat tertentu untuk memperkuat penghayatan.
• Siswa memiliki disiplin tinggi dalam menjaga dan menambah hafalan.
• Siswa tumbuh menjadi teladan dalam akhlak dan adab Qur’ani.
Target Kegiatan (Indikator Kinerja Siswa):
- Penambahan hafalan sesuai target takhasus (misal: minimal 2–3 juz per tahun).
• Setoran hafalan harian dengan kualitas bacaan yang baik.
• Murojaah mandiri dan kelompok secara rutin.
• Siswa mampu mengikuti ujian akhir tahfidz setiap semester.
Program Takhasus Tahfidz Al-Qur’an disusun untuk siswa yang ingin mempercepat hafalan mereka dengan bimbingan intensif. Kegiatan dilakukan melalui setoran harian, murojaah rutin, dan halaqah kecil dengan pembimbing tahfidz. Siswa diajak memahami makna ayat secara ringkas agar hafalannya lebih hidup dan bermakna. Program ini membentuk anak yang disiplin, fokus, sabar, dan memiliki kecintaan tinggi terhadap Al-Qur’an. Mereka menjadi inspirasi bagi teman-temannya, sekaligus menjadi aset berharga untuk masa depan ummat.
Nama Program:
Arabic Muhadatsah Day
Visi Program:
Mewujudkan peserta didik yang berani, terbiasa, dan senang menggunakan bahasa Arab sederhana dalam percakapan sehari-hari di lingkungan sekolah.
Misi Program:
- Menetapkan hari khusus di mana siswa diajak menggunakan ungkapan-ungkapan bahasa Arab sederhana (salam, perkenalan, tanya kabar, dsb.).
- Mengajarkan kalimat-kalimat muhadatsah (percakapan) praktis yang mudah dipraktikkan siswa SD.
- Melibatkan guru, karyawan, dan siswa sebagai teladan dalam menggunakan bahasa Arab pada hari tersebut.
- Menciptakan suasana belajar bahasa Arab yang menyenangkan dan tidak menegangkan.
Tujuan Program:
- Siswa mengenal dan menggunakan kalimat sederhana bahasa Arab dalam percakapan.
• Siswa merasa bahasa Arab itu dekat dan menyenangkan, bukan menakutkan.
• Siswa memiliki kepercayaan diri saat berbicara bahasa Arab.
• Lingkungan sekolah menjadi lebih akrab dengan bahasa Arab sebagai bahasa Al-Qur’an.
Target Kegiatan (Indikator Kinerja Siswa):
- Siswa mampu mengucapkan salam, perkenalan, dan ungkapan dasar dalam bahasa Arab.
• Siswa terlibat aktif dalam role play muhadatsah di kelas atau di depan umum.
• Siswa mencoba menggunakan bahasa Arab saat menyapa guru dan teman di hari khusus tersebut.
• Peningkatan kosakata bahasa Arab siswa dari waktu ke waktu.
Program Arabic Muhadatsah Day di SD Al Falah Darussalam dirancang untuk menjadikan bahasa Arab terasa hidup dan menyenangkan. Pada hari tertentu, guru dan siswa diajak membiasakan diri menggunakan ungkapan bahasa Arab seperti Assalamu’alaikum, Kaifa haluk?, Ismii…, dan kalimat ringan lainnya. Guru menyiapkan kartu kosakata, poster, dan skenario percakapan singkat untuk dipraktikkan berpasangan atau berkelompok. Dengan suasana bermain sambil berbicara, siswa tidak merasa tertekan, justru bangga mampu mengucapkan bahasa Al-Qur’an. Program ini menjadi langkah awal yang kuat untuk menumbuhkan kecintaan siswa terhadap bahasa Arab dan memudahkan mereka dalam memahami Al-Qur’an di masa depan.
Nama Program:
English Conversation Day
Visi Program:
Mewujudkan peserta didik yang percaya diri menggunakan bahasa Inggris sederhana sebagai bekal komunikasi global sejak bangku SD.
Misi Program:
- Menetapkan hari khusus di mana siswa diajak menggunakan bahasa Inggris sederhana dalam komunikasi di sekolah.
- Mengajarkan kalimat praktis seperti greeting, introduction, asking and answering simple questions.
- Membangun keberanian dan rasa percaya diri siswa saat berbicara bahasa Inggris.
- Menciptakan lingkungan yang mendukung praktik bahasa Inggris tanpa rasa takut salah.
Tujuan Program:
- Siswa terbiasa menggunakan bahasa Inggris sederhana.
• Siswa berani berbicara di depan teman dan guru.
• Siswa memiliki tambahan kosakata praktis untuk komunikasi dasar.
• Terbentuk mindset bahwa bahasa Inggris adalah keterampilan yang menyenangkan dan penting.
Target Kegiatan (Indikator Kinerja Siswa):
- Siswa mampu memperkenalkan diri dalam bahasa Inggris.
• Siswa mampu melakukan percakapan pendek (2–4 kalimat) dengan temannya.
• Siswa aktif mengikuti role play atau game berbahasa Inggris.
• Peningkatan keberanian berbicara dari waktu ke waktu.
Program English Conversation Day menghadirkan suasana internasional di SD Al Falah Darussalam. Pada hari khusus ini, guru dan siswa diupayakan menggunakan bahasa Inggris dalam percakapan ringan, seperti menyapa, bertanya kabar, menanyakan nama, umur, dan hal sederhana lain. Guru menyiapkan dialog pendek, permainan bahasa, dan aktivitas komunikasi yang menyenangkan. Fokus program bukan pada kesempurnaan grammar, tetapi pada keberanian dan kelancaran komunikasi. Dengan pengalaman yang menyenangkan ini, siswa tidak lagi canggung terhadap bahasa Inggris dan memiliki pondasi awal untuk menjadi muslim yang siap berinteraksi di dunia global.
Nama Program:
Business Day
Visi Program:
Mewujudkan peserta didik yang memahami dasar-dasar kewirausahaan sederhana, jujur, kreatif, dan berani mencoba usaha kecil sebagai bekal kecakapan hidup.
Misi Program:
- Mengadakan hari khusus di mana siswa dapat berlatih jual beli sederhana dengan bimbingan guru dan orang tua.
- Mengajarkan konsep dasar bisnis: modal, laba, rugi, kejujuran, dan pelayanan yang baik.
- Menanamkan nilai bahwa bisnis harus dibangun di atas kejujuran dan keberkahan, bukan sekadar keuntungan.
- Mengaitkan kegiatan Business Day dengan penguatan matematika (berhitung uang), bahasa, dan karakter.
Tujuan Program:
- Siswa mengenal konsep dasar jual beli dan nilai uang.
• Siswa belajar komunikasi, promosi, dan pelayanan yang sopan.
• Siswa memahami pentingnya kejujuran dalam bermuamalah.
• Siswa memiliki pengalaman langsung menjalankan “mini bisnis”.
Target Kegiatan (Indikator Kinerja Siswa):
- Siswa terlibat sebagai penjual atau pembeli dalam kegiatan Business Day.
• Siswa mampu menghitung uang dengan benar (kembalian, total harga, dsb.).
• Siswa menunjukkan sikap jujur dalam transaksi.
• Siswa mampu menceritakan pengalaman dan pelajaran yang didapat setelah kegiatan.
Business Day di SD Al Falah Darussalam adalah laboratorium kecil kewirausahaan yang menyenangkan. Siswa, dengan pendampingan guru dan orang tua, menyiapkan produk sederhana (misalnya makanan sehat, minuman, kerajinan, atau jasa kecil). Pada hari pelaksanaan, mereka belajar menawarkan, melayani, menghitung, dan menjaga amanah uang. Guru menekankan bahwa bisnis dalam Islam harus jujur, amanah, dan tidak merugikan orang lain. Program ini menumbuhkan jiwa kreatif, percaya diri, dan keterampilan sosial yang kuat. Siswa belajar bahwa rezeki datang dari Allah, tetapi harus dijemput dengan usaha yang baik dan penuh keberkahan.
Nama Program:
Puasa Senin dan Kamis
Visi Program:
Mewujudkan peserta didik yang terbiasa melakukan ibadah sunnah, khususnya puasa Senin–Kamis, sebagai bentuk cinta kepada Rasulullah SAW dan latihan pengendalian diri.
Misi Program:
- Mensosialisasikan keutamaan puasa Senin dan Kamis kepada siswa dan orang tua.
- Mengajak siswa yang sudah mampu untuk berlatih puasa secara bertahap.
- Menyediakan kegiatan pendukung di sekolah bagi siswa yang berpuasa (doa bersama, buka bersama sederhana pada momen tertentu).
- Menanamkan nilai sabar, empati terhadap orang yang lapar, dan rasa syukur.
Tujuan Program:
- Siswa memahami keutamaan puasa Senin–Kamis.
• Siswa termotivasi untuk berpuasa sunnah sesuai kemampuan.
• Siswa belajar mengendalikan diri dari nafsu makan dan emosi.
• Siswa merasakan kebahagiaan berbuka puasa sederhana.
Target Kegiatan (Indikator Kinerja Siswa):
- Siswa tertentu mengikuti program puasa Senin–Kamis dengan pemantauan.
• Ada peningkatan jumlah siswa yang ikut puasa dari waktu ke waktu.
• Siswa mampu menjelaskan kenapa mereka berpuasa sunnah.
• Siswa menunjukkan sikap sabar dan tidak mudah marah saat berpuasa.
Program Puasa Senin dan Kamis melatih siswa SD Al Falah Darussalam untuk mencintai ibadah sunnah sejak kecil. Guru menjelaskan keutamaan puasa ini dan dampak positifnya bagi kesehatan fisik dan jiwa. Siswa yang mampu didorong untuk ikut berpuasa dengan seizin orang tua. Di sekolah, mereka mendapat dukungan moral dan suasana yang mendukung—misalnya tidak menggoda teman yang berpuasa, memberi semangat, dan sesekali mengadakan buka bersama sederhana. Dengan pembiasaan puasa sunnah, siswa belajar menahan diri, bersabar, dan merasakan empati terhadap saudara-saudara yang kekurangan.
Nama Program:
Takhasus Camp (Camp Intensif Tahfidz & Pembinaan Karakter Qur’ani)
Visi Program:
Mewujudkan peserta didik yang memiliki kedekatan mendalam dengan Al-Qur’an, berakhlak mulia, disiplin, dan memiliki hafalan yang kuat melalui kegiatan camp intensif yang menyenangkan, bernilai spiritual tinggi, dan membangun karakter.
Misi Program:
- Menyelenggarakan camp tahfidz intensif selama 1–3 hari untuk mempercepat hafalan dan penguatan tahsin siswa.
- Menciptakan suasana camp Qur’ani yang kondusif dengan jadwal terstruktur (tahsin, tahfidz, murojaah, mentoring akhlak, dan ibadah malam).
- Mengajarkan nilai-nilai kepemimpinan, kemandirian, kebersamaan, dan kedisiplinan melalui aktivitas luar ruangan yang edukatif.
- Menanamkan kecintaan mendalam terhadap Al-Qur’an, masjid, ibadah malam, dan akhlak Nabi Muhammad SAW.
- Membina mental dan spiritual siswa agar menjadi pribadi yang kuat, sabar, rendah hati, dan tangguh dalam menghadapi tantangan.
Tujuan Program:
- Siswa mengalami lonjakan hafalan (penambahan surat baru) secara signifikan selama camp.
• Siswa memperbaiki kualitas bacaan (tahsin) dan makhraj huruf melalui bimbingan intensif.
• Siswa mampu murojaah surat-surat yang telah dihafal dengan kuat.
• Siswa mengembangkan karakter mandiri, disiplin, sopan, dan cinta masjid.
• Siswa merasakan kehangatan ukhuwah dan kebahagiaan berada dalam lingkungan Qur’ani.
Target Kegiatan (Indikator Kinerja Siswa):
- Penambahan hafalan minimal 1–3 surat baru selama camp, sesuai kemampuan.
• Siswa mampu menyetorkan hafalan harian dengan benar kepada pembimbing.
• Siswa mengikuti seluruh agenda camp dengan disiplin (tahsin, murojaah, sholat malam, mentoring).
• Siswa menunjukkan perubahan positif dalam akhlak, disiplin, dan interaksi sosial.
• Evaluasi akhir camp menunjukkan peningkatan kualitas hafalan dan kedekatan emosional siswa terhadap Al-Qur’an.
Takhasus Camp merupakan program intensif yang dirancang oleh SD Al Falah Darussalam untuk membawa siswa memasuki pengalaman spiritual yang mendalam melalui interaksi intensif dengan Al-Qur’an. Selama kegiatan berlangsung, siswa tinggal dalam suasana islami yang terjaga, mengikuti jadwal ibadah dan pembelajaran tahfidz secara terstruktur. Hari-hari mereka dipenuhi dengan kegiatan murojaah, tahsin, mentoring akhlak, sholat berjamaah, kajian singkat, serta kegiatan kebersamaan yang memperkokoh ukhuwah.
Pada malam hari, siswa diajak untuk melaksanakan sholat tahajud bersama, membaca Al-Qur’an dalam keheningan, dan merenungkan ayat-ayat Allah. Pengalaman spiritual ini sering kali membuat anak lebih lembut hatinya, lebih mudah tersentuh dengan nasihat, dan lebih menghargai waktu-waktu ibadah.
Selain pembinaan hafalan, camp ini juga memperkuat karakter melalui aktivitas kebersamaan seperti permainan edukatif, latihan disiplin, simulasi kepemimpinan, dan kegiatan luar ruangan yang mendidik. Guru dan pembimbing memberikan pendampingan penuh, memastikan setiap siswa merasa diperhatikan, dicintai, dan termotivasi untuk menjadi hafizh kecil yang berakhlak mulia.
Pada akhir kegiatan, dilakukan evaluasi hafalan serta refleksi bersama. Banyak siswa yang menangis haru karena merasakan kedekatan kepada Al-Qur’an yang belum pernah mereka alami sebelumnya. Takhasus Camp menjadi salah satu program paling berpengaruh dalam membentuk generasi Qur’ani yang kuat, disiplin, dan penuh cahaya iman.
Our SMP ICP Wonderful Achievements

M. Raditya Dharma
Juara 2 Kyurogi Jawa Timur

Muhammad Azzam Nur Fikri
Juara 3 Poomsae antar Pelajaran Propinsi Jawa Timur

Tim Sadar Bahasa
Juara 3 Lomba Musikalisasi Kabupaten

Muchtar Ihsani Azzam
Juara 3 JFC CUP U14 Tingkat Kabupaten Jombang

Veryo Athaya Alvaro Widodo
Juara 1 Medali Emas Smart Students IPA Tingkat Nasional

Hierro Ataya Nabiham dan Hazna Aufa
Juara 1 Medali Emas Tingkat Nasional OPSI 2025 kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Emir Fahri Santoso
Juara 3 Standar Over all Non AAIPC

Tim Banjari SMP Al Falah Darussalam
Juara Harapan 1 Banjari Tingkat Jawa Timur
What They Say About SMP ICP
Saifullah Yusuf
Mentri Sosial sekarangSaifullah Yusuf
Sekolah ini sangat mengerti tentang hakiki pendidikan. Anak-anak diajari Al Qur’an, Adab dan sholat di setiap awal pembelajaranya. Semoga LPFDT sukses selalu dan sekolah yang patut dicontoh
Jalaludin Al Han
Ketua DPRD SidoarjoJalaludin Al Han
Lembaga Pendidikan Al Falah Darussalam Tropodo selalu unggul dalam mutu dan terutama dalam pembentukan karakter islami dan berakhlakul karimah. Program dan kegiatanya selalu dinamis. Semoga LPFDT semakin terus berkembang dan sukses
dr Aisyah Dahlan
Parenter Nasionaldr Aisyah Dahlan
“Saya melihat sekolah ini sangat fokus dengan mutu. LPFDT selalu melakukan sinergi dengan semua wali murid dengan bentuk pelaksanaan kegiatan parenting. Saya do’akan semoga LPFDT semakin maju dan menjadikan amal jariyah buat civitas di dalamnya.”
Students Profile
SMP ICP Al Falah Darussalam
Achievements
SMP ICP Al Falah Darussalam

M. Raditya Dharma
Juara 2 Kyurogi Jawa Timur

Muhammad Azzam Nur Fikri
Juara 3 Poomsae antar Pelajaran Propinsi Jawa Timur

Tim Sadar Bahasa
Juara 3 Lomba Musikalisasi Kabupaten

Muchtar Ihsani Azzam
Juara 3 JFC CUP U14 Tingkat Kabupaten Jombang

Veryo Athaya Alvaro Widodo
Juara 1 Medali Emas Smart Students IPA Tingkat Nasional

Hierro Ataya Nabiham dan Hazna Aufa
Juara 1 Medali Emas Tingkat Nasional OPSI 2025 kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Emir Fahri Santoso
Juara 3 Standar Over all Non AAIPC

Tim Banjari SMP Al Falah Darussalam
Juara Harapan 1 Banjari Tingkat Jawa Timur
SMP ICP Al Falah Darussalam Overview

SMP ICP Al Falah Darussalam stands as a distinguished centre of excellence where faith, character, and global competency are woven seamlessly into every aspect of learning. Building upon the strong foundations of LPFDT, the school offers a transformative educational journey that nurtures confident young leaders with steadfast Islamic values, refined manners, and outstanding academic abilities enriched by the Cambridge framework. Here, students are guided to think critically, innovate boldly, communicate fluently in multiple languages, and develop essential life skills for a rapidly evolving world. With a vibrant environment that inspires achievement, a culture grounded in noble character, and a vision that prepares learners for leadership in 2035 and beyond, SMP ICP Al Falah Darussalam becomes the ideal choice for parents seeking a world-class Islamic education that empowers their children to shine, excel, and contribute meaningfully to the future
Video Profile SMP ICP Al Falah Darussalam
SMP ICP Curriculum
Merdeka and Qur’anic Curriculum
Kurikulum Merdeka Bernuansa Qur’aniMerdeka and Qur’anic Curriculum
The Merdeka Curriculum is integrated with Islamic values to cultivate pupils with noble character.
Tahsin and Tahfidz Curriculum
Kurikulum Tahsin dan TahfidzTahsin and Tahfidz Curriculum
Pupils are equipped with Tahsin and Tahfidz programmes to nurture a Qur’anic generation with steadfast faith
Special LPFDT Curriculum
Kurikulum Khas LPFDTSpecial LPFDT Curriculum
LPFDT’s distinctive curriculum, supported by a range of specialised programmes, strengthens leadership and develops strong interpersonal skills
Cambridge International Curriculum
Cambridge International CurriculumCambridge International Curriculum
SD ICP Al Falah Darussalam offers a world-class Cambridge-based education that nurtures faith, character, and global excellence—an inspiring place where every child’s bright future begins.
What SMP ICP Al Falah Darussalam Do
Why Choose SMP ICP Al Falah Darussalam
SMP ICP Al Falah Darussalam is the ideal choice for parents seeking a school that blends strong Islamic values with world-class academic standards. With the integration of the Cambridge curriculum, dedicated and inspiring teachers, and a nurturing environment rooted in discipline and compassion, pupils grow into confident, knowledgeable, and well-mannered young leaders. The school offers a rich and balanced programme—from Qur’anic studies and character education to STEAM learning and bilingual communication—ensuring that every child develops faith, integrity, global awareness, and essential future skills. SMP ICP Al Falah Darussalam provides not only outstanding education, but a transformative foundation for a bright and meaningful future.
Reasons to Choose SMP ICP Al Falah Darussalam
SMP ICP Al Falah Darussalam nurtures young people who stand firmly upon the teachings of the Qur’an and the Sunnah. Students develop a deep, unwavering faith and practise noble character in their daily lives, allowing them to navigate adolescence with clarity, integrity, and purpose. This grounding in akhlaakul karimah becomes a guiding light that shapes their decisions, relationships, and leadership potential.
The school offers a rigorous academic programme enriched by Cambridge approaches, enabling students to master critical thinking, analytical reasoning, and creative problem-solving. They are trained to excel not only in national assessments but also in international competitions and research projects. This global academic environment prepares them to compete confidently and successfully in an increasingly interconnected world.
Understanding the challenges of adolescence, SMP ICP provides structured mentoring that cultivates emotional intelligence, resilience, empathy, and responsible behaviour. Students learns to manage stress, communicate respectfully, and build supportive friendships. This holistic formation equips them to become balanced, thoughtful individuals who contribute positively to every environment they enter.
Through Cambridge-based English learning and strengthened Arabic instruction, students become proficient communicators capable of expressing ideas with clarity and confidence. The school’s multilingual environment enhances cultural awareness, boosts academic opportunities, and empowers students to participate meaningfully in global dialogue—a key asset for future scholars and leaders.
SMP ICP Al Falah Darussalam equips its learners with essential life skills such as leadership, teamwork, digital literacy, entrepreneurship, public speaking, and project management. These skills are integrated authentically into lessons, projects, and real-world activities. Students graduate not only with strong academic records but with the ability to adapt, innovate, and thrive in any future pathway.
The school embraces modern educational technology, preparing students to be tech-savvy innovators rather than passive users. They are guided to explore coding, digital design, multimedia production, AI tools, and STEM-based problem-solving. This future-oriented learning experience inspires curiosity, fuels creativity, and positions students ahead of their generation.
SMP ICP fosters a warm, supportive, and disciplined environment where students feel valued, protected, and motivated. The school culture encourages excellence, humility, teamwork, and a spirit of service to the ummah. With strong leadership, dedicated teachers, and LPFDT’s strategic vision towards 2035, the community becomes a vibrant ecosystem where every student is empowered to flourish academically, spiritually, and socially.
Our SMP ICP Al Falah Darussalam Galleries
Videos SMP ICP Galleries
Pictures SMP ICP Galleries


















